Pencarian populer

El Chapo Didakwa Bersalah, Terancam Penjara Seumur Hidup di AS

Bos Kartel Narkotika Meksiko El Chapo Foto: REUTERS/Henry Romero

Para juri di pengadilan Amerika Serikat mendakwa bersalah bos kartel narkotika Meksiko Joaquin "El Chapo" Guzman atas kejahatan penyelundupan narkotika. Atas dakwaan ini, El Chapo terancam hukuman penjara seumur hidup.

Diberitakan Reuters, juri di pengadilan Brooklyn, New York, pada Selasa menyatakan El Chapo bersalah atas 10 dakwaan yang dijatuhkan kepadanya oleh jaksa penuntut. Richard Donoghue, salah satu jaksa dalam pengadilan ini, mengatakan vonis penjara seumur hidup diperkirakan akan dijatuhkan pada 25 Juni mendatang.

"Ini adalah hukuman tanpa ada celah untuk kabur dan pulang," kata Donoghue.

Raut wajah El Chapo datar tanpaemosi ketika keputusan dibacakan. Ketika para juri meninggalkan ruangan, dia dan istrinya Emma Coronel, sama-sama meletakkan tangan di dada dan saling memberi jempol. Emma terlihat menangis.

Istri "El Chapo", Emma Coronel Aispuro. Foto: Don Emmert / AFP

El Chapo diekstradisi ke Amerika Serikat pada 2017 setelah tertangkap di Meksiko setahun sebelumnya. Pria 61 tahun ini licin bagai belut setelah dua kali berhasil kabur dari penjara Meksiko pada 2001 dan 2014.

Bos kartel Sinaloa ini selama dua dekade sejak 1980-an telah menyelundupkan berton-ton kokain, heroin, ganja, dan sabu ke AS. Selain itu, El Chapo dituduh melakukan berbagai kejahatan lain, salah satunya pembunuhan sadis musuh-musuhnya.

Karena bisnis haramnya ini, Majalah Forbes memasukkan El Chapo ke jajaran orang terkaya dunia pada 2009 dengan nilai kekayaan USD 1 miliar. Sementara Kementerian Kehakiman AS pada 2017 mengatakan, El Chapo meraup untung hingga USD 14 miliar dalam perdagangan narkoba.

Kejahatan El Chapo diungkapkan oleh para mantan orang-orang dekatnya, tangan kanan, hingga selingkuhannya, yang menjadi saksi di pengadilan. Mereka berani buka suara dengan imbalan keringanan hukuman dan perlindungan saksi dari AS.

Bos Kartel Narkotika Meksiko El Chapo Foto: Wikipedia

Salah satu kesaksian yang mengejutkan datang dari tangan kanan El Chapo Alex Cifuentes yang mengatakan kartel Sinaloa pernah menyuap mantan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto hingga USD 100 juta. Kesaksian ini dibantah kubu Nieto.

Walau El Chapo dipenjara, namun bisnis penyelundupan narkoba Sinaloa ke AS masih berjalan. Menurut Badan Pemberantasan Narkoba AS, DEA, Sinaloa masih jadi kartel narkoba nomor satu di Meksiko, nomor dua adalah Kartel Generasi Baru Jalisco.

Pengacara El Chapo mengatakan akan mengajukan banding atas keputusan para juri.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.63