kumparan
17 Agu 2019 16:14 WIB

Gagal di Labuhan Batu, Koko Jadi Paskibraka HUT ke-74 RI di Kemenpora

Koko Ardiansyah (tengah) bersama Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam (ketiga kiri) menghadiri upacara peringatan HUT ke-74 Ri di Gedung Kemenpora, Jakarta. Foto: Dok. Asrorun Niam
Koko Ardiansyah, seorang siswa SMA di Labuhan Batu, akhirnya menjadi Paskibraka di HUT ke-74 RI. Namun bukan di kabupatennya, Koko diberikan kesempatan menjadi Paskibraka HUT ke-74 RI di kantor Kemenpora, Jakarta, Sabtu (17/8).
ADVERTISEMENT
Video kisah haru Koko gagal menjadi Paskibraka HUT ke-74 RI di Labuhan Batu turut menjadi perhatian Kemenpora. Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam Sholeh mengatakan pihaknya kemudian memanggil Koko ke Jakarta.
Pemanggilan itu dilakukan usai Kemenpora mengklarifikasi dan menginvestigasi proses seleksi Paskibraka di Labuhan Batu. Kemenpora menyimpulkan ada SOP seleksi Paskibra yang dilanggar oleh pemkab Labuhan Batu sehingga merugikan Koko yang seharusnya bisa menjadi peserta Paskibraka.
"Pemberitaan tentang Koko sangat masif, dan ada juga yang merasa tidak nyaman sehingga berpengaruh pada kondisi psikis Koko. Karenanya kami kontak untuk memberi apresiasi sekaligus relaksasi," ujar Niam dalam keterangan tertulisnya.
Begitu sampai di Jakarta, Niam langsung menawari Koko menjadi Paskibraka di Kemenpora. Upacara tersebut dipimpin oleh Menpora Imam Nahrawi.
ADVERTISEMENT
"Saya salut, begitu ditawarin dia langsung menyatakan siap. Padahal baginya ini pengalaman pertama ke Jakarta. Pengalaman pertama naik pesawat, dan tidak cukup waktu untuk latihan. Alhamdulillah, Koko bisa menjalankan tugas sebagai Pembaca UUD 1945 dengan baik," ujar Niam.
Koko Ardiansyah (kiri) bersama Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam menghadiri upacara peringatan HUT ke-74 Ri di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: Dok. Asrorun Niam
Selain itu, Niam juga mengajak Koko mengikuti upacara HUT ke-74 RI di Istana Merdeka yang dipimpin oleh Presiden Jokowi. Koko mengaku tak menyangka dapat menginjakkan kaki di Istana Merdeka.
"Ini luar biasa, kejutan, saya tak pernah berpikir bakal ke sini apalagi sampai ke istana. Saya tak pernah menyangka," ungkap Koko.
Ia kemudian mengisahkan perjalanannya dari Labuhan Batu menuju Jakarta. Koko menceritakan dari rumahnya menuju bandara membutuhkan waktu 6 jam perjalanan darat.
ADVERTISEMENT
"Lebih dari enam jam perjalanan, terus ke Jakarta. Saya baru sampai dini hari tadi. Tapi tak ada rasa lelah, saya sangat bangga dan berterima kasih bisa diundang ke Jakarta oleh Kemenpora," tutur Koko terisak.
Sembari menyeka matanya, Koko menyebutkan kebahagiaan ini berawal saat dirinya mendapat telepon dari Imam Nahrawi beberapa hari lalu.
"Tidak menyangka kemudian disuruh ke Jakarta. Saya mendadak ditelepon siang hari Jumat, langsung ke Jakarta, terima kasih sekali dengan kesempatan ini. Terima kasih kepada Pak Menteri dan Pak Niam," tandasnya.
Koko Ardiansyah (tengah) bersama Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam (kanan) berbincang dengan Menaker Hanif Dakiri (kiri) saat menghadiri upacara peringatan HUT ke-74 Ri di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: Dok. Asrorun Niam
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·