Jokowi Bicarakan Investasi dengan 12 Dubes Asing Baru

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapan hasil pertemuan Presiden Jokowi dengan 12 duta besar sejumlah negara sahabat. Investasi dan peningkatan hubungan bilateral di bidang perdagangan menjadi tema besar yang dibahas.
"Harapannya adalah, di second term ini, presiden dan Indonesia dapat meningkatkan hubungan bilateral dengan masing-masing negara. Kedua, rata-rata adalah harapannya untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi," kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/8).
Salah satu contohnya yakni perbincangan Jokowi dengan Dubes Turki, Mahmut Erol Kilic. Keduanya membicarakan rencana pertemuan Indonesia dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk meningkatkan kerja sama ekonomi.
"Beberapa negara berbicara mengenai masalah capacity building. Secara khusus bicara mengenai infrastruktur dan lain-lain. Sebagai contoh adalah misalnya pada saat kita bicara dengan Turki, maka kita sekarang sedang menegosiasikan Indonesia-Turkey comprehensive economic partnership agreement," ungkap Retno.
"Mudah-mudahan tahun ini negosiasi sudah selesai, dan tahun depan pada saat kita akan memperingati 70 tahun hubungan diplomatik dengan Turki, maka akan dapat ditandatangani dan ada rencana kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia," sambung dia.
Sementara itu, dengan beberapa dubes dari Afrika, Jokowi juga mendiskusikan rencana Indonesia menjadi tuan rumah Indonesia Africa Infrastructure Dialogue (IAID) di Bali. Saat ini, Indonesia telah menyelesaikan perundingan kesepakatan dagang dengan Mozambik. Retno menyebut, kesepakatan dagang itu tinggal menunggu persetujuan dan penandatanganan yang akan digelar di Bali, Agustus 2019.
"Masih di dalam konteks ekonomi, untuk tahun ini, untuk pertama kalinya juga kita sudah berhasil menyelesaikan negosiasi Preferential Trade Agreement (PTA) dengan Mozambik," ujar Retno.
"Sudah ada negosiasinya, menurut rencana akan ditandatangani pada saat Indonesia Africa Infrastructure Dialogue. Sebagaimana diketahui, bahwa bulan ini, minggu ketiga bulan ini, kita akan menjadi tuan rumah Indonesia Africa Infrastructure Dialogue di Bali," jelasnya.
Perbincangan Jokowi dengan para dubes itu dilakukan setelah penyerahan surat kepercayaan para dubes di Istana Merdeka. Selain membahas ekonomi, beberapa di antara dubes negara turut mengucapkan selamat kepada Jokowi yang telah terpilih menjadi presiden RI periode kedua.
"Dari 12 tersebut, 5 dari Asia, 4 dari Eropa dan 3 dari Afrika. Dalam audiensi, Presiden RI dan para duta besar yang baru tadi, rata-rata pertama mereka menyampaikan ucapan selamat kepada presiden atas pemilihan kembali, terpilihnya kembali presiden dari hasil pemilu yang kemarin," ungkap Retno.
Berikut 12 Dubes yang menemui Jokowi:
1. Mahmut Erol Kilic, Dubes LBBP Turki
2. Jonathan Edward Austin, Dubes LBBP Selandia Baru
3. Nebojsa Koharovic,Dubes LBBP Kroasia
4. Zainal Abidin bin Bakar, Dubes LBBP Malaysia
5. Owen John Jenkins, Dubes LBBP Perserikatan Kerajaan Britania Raya dan Irlandia Utara
6. Yasoja Gunasakera, Dubes LBBP Sosialis Demokratik Srilanka
7. Petar Dimitrov Andonov, Dubes LBBP Republik Bulgaria
8. Daniyar Sarekenov, Dubes LBBP Republik Kazakhstan
9. Faizullah Zaki. Dubes LBBP Republik Islam Afghanistan
10. Belmiro Jose,Malate Dubes LBBP Republik Mozambik
11. Mondi Solomon Dlamini, Dubes LBBP Kerajaan Eswatini berkedudukan di Kuala Lumpur
12. Sekou Kasse, Dubes LBBP Mali berkedudukan di New Delhi
