Kapolda Metro Bentuk Tim Khusus Selidiki Bocah Tewas saat Bagi Sembako

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki tewasnya dua bocah yang diduga karena berdesakan dalam acara bagi-bagi sembako di Monas, Sabtu (28/4).
"Saya sudah bentuk tim untuk menangani kasus itu. Dirkrimum yang lakukan investigasi," kata Idham di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (2/5).
Hingga kini, kata Idham, penyelidikan masih berlangsung. Belum bisa dipastikan dua anak itu tewas akibat acara bagi-bagi sembako atau bukan.

Sementara Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu kembali menegaskan bahwa dua bocah itu tewas bukan karena sembako. Ia juga telah bersiap terhadap ancaman kedua orang tua korban yang ingin melaporkannya ke propam terkait masalah itu.
"Enggak masalah ya, silahkan saja (kalau mau lapor) ini memang sudah resiko," ucap Roma.
Pembagian sembako di Monas yang dilakukan Forum Untukmu Indonesia (FUI) memakan korban. Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno mengatakan ada dua korban jiwa yang berusia dibawah 12 tahun karena berdesak-desakan.
Mereka adalah Mahesa Junaedi dan Adinda Rizki. Keduanya merupakan warga Pademangan, Jakarta Utara.
