Maju Mundur Waktu Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Tanggal 20 Oktober menjadi hari yang dinantikan bagi seluruh rakyat Indonesia. Di hari itu, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih akan dilantik. Pemerintahan baru pun segera dimulai.
Namun dalam perencanaannya, jadwal pelantikan Jokowi-Ma'ruf terus berubah-ubah. Dalam kebiasaan kenegaraan, pelantikan presiden dan wakil presiden selalu digelar pagi hari sekitar pukul 09.00-10.00 WIB.
Namun dengan pertimbangan tanggal 20 Oktober jatuh pada hari Minggu yang merupakan hari beribadah bagi umat Kristiani, maka MPR memutuskan mengundur waktu pelantikan. Jam pelantikannya pun terus berubah, dari pukul 16.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB.
Diundur pukul 16.00 WIB
Ketua MPR, Bambang Soesatyo, mengundur jadwal pelantikan Jokowi-Ma'ruf dari pagi hari ke sore hari. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan memberikan kesempatan untuk masyarakat yang beragama Kristen dan Katolik untuk melakukan ibadah pada pagi harinya.
“Saya pastikan tanggal 20 Oktober. Kenapa diundur dari pukul 10.00 WIB menjadi pukul 16.00 WIB? Karena kita ingin agar saudara-saudara kita memberi kesempatan bisa beribadah paginya,” ujar Bamsoet di rumah dinasnya, jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (8/10).
“Kita tidak ingin mengganggu masyarakat yang ingin car free day di jalan utama,” ujar Bamsoet.
Jadi Pukul 14.00 WIB
MPR kemudian mengubah lagi jadwal pelantikan menjadi pukul 14.00 WIB. Perubahan ini dilakukan atas usulan fraksi di MPR.
"Pelantikan presiden dan wapres pukul 14.00 WIB tanggal 20 September," kata Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid kepada wartawan, Jumat (11/10).
Ia mengatakan, undangan juga telah disebar ke para tokoh dan pejabat. Salah satunya ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Akhirnya menjadi 14.30 WIB
Lagi-lagi, MPR mengubah waktu pelantikan. Kali ini, MPR mengundur waktu pelantikan selama 30 menit, menjadi pukul 14.30 WIB.
Namun, Ketua MPR Bambang Soesatyo tak merinci alasan mengapa pelantikan diundur 30 menit. Padahal, pihak Istana telah setuju pelantikan dilakukan pukul 14.00 WIB. Undangan pelantikan pun telah disebar MPR.
"Besok kami akan melakukan rapat koordinasi dengan mengundang Panglima TNI, kapolri, kepala BIN, Menlu dan Setneg untuk memastikan soal keamanan dan protokoler," ujar Bamsoet.
Sementara Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, berkilah pelantikan mundur 30 menit. Ia menyebut, sejak awal sudah disepakati pelantikan akan dilaksanakan pukul 14.30 WIB.
"Sejak awal 14.30 WIB," ucap Jazilul.
