Polisi Pulangkan Ojol yang Ditangkap Saat Sweeping Massa di Tn Abang

25 Mei 2019 15:57 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat konferensi pers di Kementerian Bidang Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Sabtu (25/5). Foto: Fanny  Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat konferensi pers di Kementerian Bidang Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Sabtu (25/5). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
ADVERTISEMENT
Polisi sempat menangkap seorang warga Kampung Bali, Tanah Abang, bernama Iyo saat sweeping massa yang ricuh pada 22 Mei lalu. Saat itu massa yang ricuh di depan Bawaslu didesak mundur hingga kawasan Tanah Abang.
ADVERTISEMENT
Iyo yang merupakan driver ojek online ditangkap saat tertidur di pangkalan ojek di parkiran Kampung Bali. Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengaku pihaknya telah memulangkan Iyo.
"Soal warga yang ditangkap ada 11 sesuai dengan peran masing-masing, berarti yang tidak saya sebutkan dari 11 (tersangka) ini sudah dipulangkan, statusnya hanya sebagai saksi atau yang lain," jelas Dedi saat konferensi pers di Mabes Polri, Sabtu (25/5).
Pangkalan ojek di Kampung Bali, lokasi pengemudi ojek bernama Iyo yang ikut diciduk polisi saat tertidur. Foto: Muhammad Lutfan Darmawan/kumparan
Selain itu, Dedi memastikan pihaknya sudah menyelidiki soal insiden oknum polisi memukul seorang pria di dekat Masjid Al Huda, Kampung Bali. Video insiden pemukulan ini pun beredar di media sosial. Pria yang dipukuli itu bernama Andri Bibir.
"Menyangkut masalah video ini dari Mabes Polri sudah menurunkan Propam sudah bekerja sudah meminta keterangan beberapa saksi terkait video, termasuk tersangka perusuh A alias Andri bibir sudah diinterogasi," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan keterangan RT 02 Kampung Bali, Winda Devianti, polisi memang sempat menyisir kampungnya pada 22 Mei dini hari.
Namun menurutnya, polisi juga menangkap salah seorang warganya bernama Iyo, yang sedang tertidur pulas di pangkalan ojek. Bahkan menurut Winda, Iyo turut mengalami kekerasan dari polisi.
"Cuma tukang ojek itu, dipukulin. Dibawa gitu. Kalo udah berdarah gitu diapain Kalo bukan dipukulin? Cuma banyak postingan di HP-nya itu di-share, jadi mereka (polisi) curiga," kata Winda kepada kumparan, Sabtu (25/5).
Sementara saat ini, polisi telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka yang ditangkap di Kampung Bali. Mereka adalah:
ADVERTISEMENT