Polisi Usut Dugaan Model Inggris Terence Murrell Jual Narkoba di Bali

Imigrasi Bali bekerja sama dengan polisi telah menangkap model Inggris, Terence Murrell (30), atas dugaan melebihi izin tinggal selama 151 hari.
Namun saat menangkap, polisi juga menemukan alat hisap sabu, vitamin otot, dan obat golongan G (penenang) di kediaman buronan polisi Inggris itu di Kerobokan. Saat dilakukan tes urine, Murrell juga dinyatakan positif morfin.
Atas dasar itu, Imigrasi Bali kemudian menyerahkan kasus Murrell ke kepolisian.
"Melihat unsur tersebut, kita juga melakukan tes urine, untuk sementara (Murrell) positif terbukti morfin. Melihat ada unsur pidana umum, maka dengan ini pihak Imigrasi menyerahkan ke Polresta Denpasar,” kata Kepala Imigrasi Klas I Khusus Ngurah Rai, Amran Aris di Kantor Kelas I Khusus Ngurah Rai, Selasa (30/7).
Di tempat yang sama, Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Wayan Arta Ariawan, mengatakan pihaknya segera mengusut dugaan Murrell menjadi pengedar narkoba di Bali.
“Kita sudah berdiskusi terkait diduga pelaku dengan barang-barang yang ditemukan. Tentunya dengan hak ini akan kami lakukan pendalaman dengan Satres Narkoba Denpasar terkait dengan penyalahgunaan atau peredaran narkotika,” kata Arta.
Tak hanya soal dugaan mengedarkan narkoba, kasus dugaan pornografi juga tengah didalami polisi dari Murrell. Sebab polisi juga menemukan sekitar 20 video porno diduga Murrell dengan perempuan, ikan, dan anjing dengan durasi sekitar 8 menit di ponsel. Diduga video tersebut diproduksi oleh Murrell untuk dijual.
“Untuk sementara kita menjerat dengan kasus (tindak pidana) terkait dengan penyalahgunaan ataupun peredaran narkotika dan konten pornografi,” ujarnya.
Adapun terkait siapa saja pemeran wanita dalam video porno tersebut, kata Arta, Unit Cyber Crime Polresta Denpasar tengah menelusurinya. Berdasarkan hasil penyidikan sementara, perempuan yang ada di video porno tersebut kemungkinan warga negara Indonesia, Thailand, atau Taiwan.
"Terkait dengan hasil tentunya akan kami sampaikan setelah kita melakukan pendalaman," ucapnya.
Sebelumnya Murrell ditangkap pada Minggu (28/7) dini hari di kediamannya atas laporan masyarakat. Polisi menyebut Murrell merupakan buronan Inggris atas kasus penyelundupan steroid ilegal dari China dan Hong Kong senilai 2 juta poundsterling.
