Polri Tangkap Otak Penggerak Massa terkait Kerusuhan Papua

kumparanNEWSverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana demo. Foto: Denita br Matondang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana demo. Foto: Denita br Matondang/kumparan

Polda Papua menangkap aktor intelektual penggerak massa terkait kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Pelaku berinisial FBK (Polisi sebelumnya menyebut YBM, tapi kemudian meralatnya menjadi FBK).

“Kemarin sudah ada ditetapkan tersangka baru atas nama YBM, dia masuk ke dalam kategori aktor intelektual di lapangan,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (9/9).

Dedi menyebut, FBK menggerakkan massa di tingkat akar rumput. Dia juga mengorganisir aksi mahasiswa di beberapa daerah di Indonesia.

Kondisi kerusuhan di Manokwari, Papua, Senin, (19/8). Foto: STR/AFP

“(FBK) Menggerakkan beberapa tokoh yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Papua di Jawa dan Papua juga. (FBK) Ditangkap di Papua ketika berangkat ke Wamena,” ujar Dedi.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan 3 tersangka atas kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Dua tersangka pemicu kerusuhan lewat hoaks dan ujaran kebencian ditangkap di Jawa Timur dengan nama Tri Susanti, seorang aktivis FKKPI; dan Samsul Arifin yang bekerja sebagai ASN. Sedangkan satu lagi bernama Veronica Koman, seorang aktivis HAM, yang masih buron.

embed from external kumparan