kumparan
25 Agu 2019 14:23 WIB

Puskesmas Tolak Beri Ambulans, Jenazah Husein Dibawa Mobil Warga

Supriyadi, Paman Husein, korban meninggal karena tenggelam di Sungai Cisadane, Tangerang. Foto: Maulana Ramadhan/kumparan
Supriyadi sempat panik. Dia berlari ke sana ke mari mencari bantuan setelah pihak Puskesmas Cikokol menolak memberikan ambulans untuk mengangkut jenazah keponakannya, Husein.
ADVERTISEMENT
Pihak Puskesmas mengaku tak bisa membantu karena hanya memiliki satu ambulans, dan itu khusus pasien. Mereka sempat memberikan nomor-nomor instansi yang biasa memberi ambulans gratis.
Namun hasilnya nihil. Supriyadi juga berupaya menghubungi keluarga terdekat di Ciledug untuk meminta bantuan.
"Adik saya katanya mau bantu, cuma disuruh ambil kuncinya di rumah. Posisi dia lagi kerja. Makanya pas ditanya berapa lama sampai sini, kata dia bisa lama karena lagi jam kerja sore kan dari Ciledug," ungkapnya.
Akhirnya, Supriyadi memutuskan ingin membawa jenazah Husein dengan sepeda motor. Saudaranya itu mau membantu tetapi Supriyadi harus berjalan ke seberang Puskesmas Cikokol melewati JPO.
"Ya sudah akhirnya saya bawa (sambil jalan cepat dan menggendong jenazah Husein). Eh pas mau naik jembatan penyeberangan, baru berapa tangga ada warga yang manggil, dia punya hati nurani terketuk. Dia bilang, 'bapak naik mobil saya'. Ya sudah dianterin sama beliau, sampai sini, rumah," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Husein merupakan korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat (23/8). Ia tewas saat mandi di sungai tersebut. Jenazah dimakamkan pada pukul 23.00 WIB.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·