Pencarian populer

Cara Mudah Mengetahui Shockbreaker Mobil Bermasalah

Shockbreaker Mobil Foto: dok. Muhammad Ikbal/kumparan

Sebagai bagian dari suspensi, shockbreaker memiliki peranan yang sangat penting. Selain berguna untuk memberikan kenyamanan, shockbreaker juga berkontribusi dalam memberikan pengendalian mobil yang lebih baik.

Karena memiliki kinerja yang cukup berat itu, tentu saja shockbreaker juga mengalami fase penurunan kinerja bahkan rusak.

Lantas bagaimana cara untuk mengetahui kalau shockbreaker mobil bermasalah?

Pemilik bengkel Engine Block Autoworks, Hadi Taruna mengatakan, secara umum ada 3 tanda dan cara untuk mendeteksi adanya masalah pada shockbreaker, yakni:

  1. Terasa Mantul-mantul

Ini bisa terasa ketika mobil melintasi polisi tidur. Dalam kondisi ini, harusnya shockbreaker punya peran untuk meredam pantulan agar tak terjadi gejala mental-mentul.

Tapi, ketika shockbreaker lemah maka gejala mental-mentul akan sangat terasa.

“Cara yang paling simple ya dirasakan dari ayunannya saat melintasi polisi tidur. Jika shockbreaker sudah lemah, kan akan sangat terasa mental-mentul lebih dari sekali,” jelas pria yang akrab disapa Hatar tersebut.

Hatar menambahkan, bila kerusakan sudah parah, mental-mentul itu juga disertai dengan bunyi ‘dug’ yang berasal dari benturan as shockbreaker.

“Biasanya orang kalo denger bunyi ‘dug’ gitu, akan mengiranya itu berasal dari balljoint atau apa lah. Padahal itu dari suspensi yang sudah lemah sehingga as shockbreaker-nya sudah tidak main, dan yang mengayun itu hanya per saja,” Hatar menambahkan.

  1. Limbung

Gejala ini bisa dirasakan ketika mobil melaju di jalan lurus. Mobil yang memiliki shockbreaker lemah maka akan terasa sangat limbung dari biasanya.

Test Drive Wuling Almaz di Jawa Barat Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
  1. Turunnya Ground Clearance

Kondisi shockbreaker yang lemah juga mempengaruhi daya tahan bebannya. Sehingga turunnya ground clearence mobil juga bisa dijadikan indikator.

Fisik Shockbreaker

Selain dapat dirasakan, untuk mendeteksi shockbreaker yang sudah lemah atau rusak juga bisa dilakukan dengan mengecek kondisi fisiknya.

"Shock yang sudah lemah atau rusak juga bisa dilihat secara fisik. Caranya itu, shock dicopot terus ditekan pakai tangan. Nah, kalau saat ditekan dengan tangan dia mudah turun, berarti itu sudah rusak. Bisa juga dilihat ada rembesan oli atau tidak," jelas Hatar.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Selasa,21/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.22