Pencarian populer

Hentikan Rivalitas, Mercy dan BMW Kolaborasi Garap Teknologi Otonom

Rivalitas Mercedes-Benz dan BMW Foto: dok. Motor1
Jika Anda mendengar nama Mercedes-Benz dan BMW, tentu selalu akan dikaitkan dengan rivalitas antar keduanya. Kedua jenama asal Jerman tersebut memang telah lama ‘berseteru’ dalam hal memamerkan teknologi dan produk termutakhirnya.
ADVERTISEMENT
Namun menariknya, saat ini mereka malah justru menjalin kesepakatan kerja sama dalam hal mengembangkan teknologi otonom. Bahkan, rencana kerja sama keduanya juga telah diwujudkan dalam suatu perjanjian kerja sama.
Kedua brand premium tersebut sepakat untuk bersama-sama mengembangkan teknologi generasi berikutnya dalam hal sistem bantuan mengemudi mobil otonom untuk jalan raya, serta parkir otonom level 4.
Baik, Daimler (Mercedes-Benz) atau BMW beralasan, kerja sama tersebut perlu dilakukan guna mempersingkat waktu pemasaran dan mempercepat instalasi ke sistem mobil penumpang mulai tahun 2024 mendatang.
Mercedes-Benz E350 EQ Boost AMG Line Foto: dok. Muhammad Ikbal/kumparan
Pada proyek kerja sama ini, akan melibatkan lebih dari 1.200 teknisi andal dari kedua perusahaan dan tim ahli lainnya yang berasal dari Pusat Teknologi Mercedes-Benz di Sindelfingen, pusat pengujian Teknologi Daimler di Immendingan, dan kampus Autonomous Driving di Unterschleissheim dekat Munich.
ADVERTISEMENT
Kerja sama penelitian dan pengembangan yang dilakukan keduanya, akan difokuskan pada pengembangan platform untuk sistem bantuan mengemudi yang didalamnya meliputi sensor, pusat data bersama untuk penyimpanan data, administrasi dan pengerjaan, serta pengembangan fungsi dan juga perangkat lunak.
Logo BMW Foto: Pixabay
Tidak hanya sekedar berkolaborasi dalam hal teknologinya saja, kedua merek tersebut juga telah sepakat untuk menginvestasikan layanan dan saran mobilitas dengan nilai investasi hingga satu miliar Euro.
Nantinya, keduanya secara bersama-sama akan bekerja sama menyediakan berbagai layanan dan sarana seperti tempat naik turun taksi, lahan parkir otonom, tempat pengisian daya dan kendaraan umum.
Bahkan, baik Mercedes-Benz ataupun BMW, keduanya juga membuka peluang untuk bekerja sama dalam mengembangkan mobil listrik, demi melakukan penghematan biaya pengembangan dan produksi. Mereka juga membuka peluang kerja sama dengan beberapa perusahaan OEM dan mitra teknologi lainnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.85