kumparan
16 Mei 2019 6:31 WIB

Selain Aki, Ini 3 Komponen yang Bikin Starter Motor Ngadat

Honda X-ADV Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Menyalakan motor dengan starter bisa semudah menekan saklar lampu kamar. Tinggal pencet, motor langsung nyala.
ADVERTISEMENT
Namun beda cerita bila sudah dipencet, mesin tak kunjung hidup. Apalagi sampai dipencet berkali-kali, indikasi mesin buat menyala juga tidak terasa, tentunya ada kerusakan pada sistem starter elektrik motor.
Juki, penggawa bengkel spesialis motor matik R59 Matic Shop di bilangan Ciputat, Tangerang Selatan menuturkan, ada beberapa penyebab starter utama sulit menghidupkan mesin. “Paling aki tekor, harusnya sih ganti, atau kalau masih bagus bisa cek dinamo atau enggak bendik starter,” jelas Juki kepada kumparan, Rabu (15/5).
Dinamo starter
Dinamo starter motor Foto: dok. Honda Cengkareng
Untuk masalah yang pertama ini sebenarnya jarang ditemukan. Sebab dinamo starter dirancang punya durabilitas yang tinggi. Kalaupun bermasalah, ada pada brush atau arang kumparannya yang putus karena korsleting.
Solusinya kata Juki adalah ganti arang kumparannya yang di pasaran punya harga mulai dari Rp 25 ribuan. Namun banderolnya yang murah tidak sebanding dengan cara pemasangannya. Ada baiknya dikerjakan oleh mekanik terpercaya. Karena penggantian komponen ini disertai dengan pembersihan lilitan kawat tembaga dinamo.
ADVERTISEMENT
Bendik
Masalah kedua, patut curigai bendik motor. Komponen ini bertugas memicu aliran listrik dari aki yang diumpankan ke dinamo starter. Apabila bendik rusak, maka arus listrik tidak akan tersalurkan ke dinamo starter, dan mesin tidak akan menyala.
“Kalau bendik rusak, coba di-starter aja, biasanya kan bunyi tuh cetak-cetak doang, walaupun masih ada arus dia enggak kuat muter dinamo starter,” tambahnya.
Bendik motor Foto: dok. Honda Cengkareng
Rusaknya bendik terjadi karena dua kutubnya kotor sehingga menghalangi arus listrik. Setelah dibongkar, ujung kutub bendik dibersihkan dengan amplas yang halus biar tidak terlalu mengikisnya.
Adapun bila ingin menggantinya, komponen bendik original pabrikan dijual mulai dari Rp 40 ribuan tergantung jenis motornya.
Aki soak dan saklar starter yang kotor
Terakhir, akar permasalahan tentunya datang dari aki yang sudah soak. Aki yang sudah tidak mampu menyuplai listrik bisa terdeteksi saat memutar kunci kontak ke arah ON. Dalam posisi itu, kemudian aktifkan lampu sein atau klakson, bila sein maupun klakson tidak mau menyala, sudah dipastikan akinya yang soak.
Posisi aki pada Honda Vario 125/150 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Jadi untuk menyalakan lampu atau klakson saja tidak kuat, apalagi untuk menyalakan mesin. Cara lain agar motor bisa distarter lagi adalah dengan menggantinya dengan yang baru. Kalaupun masih menggunakan aki basah, selain membeli baru, bisa mengganti air aki kemudian disetrum kembali.
ADVERTISEMENT
Untuk aki yang soak ini penyebabnya karena usia pemakaian. Ada pula aki yang kurang setrum akibat energi yang terbuang saat mesin tidak menyala, contohnya karena lampu sein yang menyala, atau klakson yang ditekan terus-menerus.
Tombol-tombol pada setang kanan Yamaha Lexi S Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Terakhir, bila komponen yang telah disebutkan tadi masih dalam kondisi baik, tidak ada salahnya buat memastikan saklar starter dalam keadaan bersih. Bila sering melewati jalanan berdebu, ada kemungkinan lempengan besi di balik mekanisme saklar starter sudah tertutup debu.
“Jangankan starter, saklar klakson juga susah hidup itu kalau ketutup debu,” timpal pria ramah senyum ini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan