kumparan
5 Feb 2019 11:31 WIB

Yamaha MT-15 Jadi Penentu Nasib Xabre

Yamaha MT-15 resmi diperkenalkan di pasar dalam negeri. Foto: Aditya Pratama Niagara / kumparanOTO
Keluarga MT-series Yamaha makin lengkap sejak kehadiran MT-15. Model naked sport yang punya tampilan street fighter tersebut sayangnya berwujud serupa dengan model Yamaha sebelumnya yakni Xabre.
ADVERTISEMENT
Yamaha Xabre juga mengusung visualisasi khas motor naked street fighter dengan suspensi up side down (USD), setang yang lebar, juga penggunaan ban yang dengan profil besar guna menunjang handling motor yang lebih stabil dan seimbang. Bila disandingkan keduanya, perbedaan paling mencolok ada pada model joknya. Tempat duduk Yamaha Xabre bertingkat dan terpisah layaknya motor sport fairing, sedangkan MT-15 joknya menyambung namun desainnya melandai dan lebih cocok bila digunakan sebagai daily use. Selebihnya mengenai spesifikasi dan posisi berkendaranya hampir mirip.
Yamaha Xabre Foto: dok. YIMM
Menentukan Nasib Tentu dengan persamaan ini pastinya membuat pasar semakin besar, tapi karena segmentasinya yang sama, model dengan banderol murah kemungkinan tetap eksis. Hal ini pun diamini Executive Vice President Director & COO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Beti. "Ya saya pikir pasti ada kanibal season ya, tapi ini kan adalah model baru, di mana banyak perubahan dari sisi desain, dan produk ini pun kami lihat sudah mulai terkenal di luar negeri, kalau Xabre kan lebih fokusnya di Thailand," Ujar Dyon usai peluncuran Yamaha MT-15 dan new MX-King di Jakarta Selatan, Senin (4/2).
ADVERTISEMENT
Namun kalau lebih diperinci lagi, keduanya punya karakter mesin yang beda. Yamaha MT-15 sudah dibekali teknologi VVA (Variable Valve Actuation) yang membuat torsi merata pada setiap putaran mesin, sedangkan Xabre masih mengandalkan mesin 150 cc lawas tanpa VVA. Di atas kertas, mesin MT-15 punya output tenaga yang lebih besar hingga 19 dk pada 10.000 rpm dan momen puntir 14,7 Nm pada 8.500 rpm yang dipasangkan dengan transmisi manual 6 percepatan, sementara mesin Xabre punya keluaran daya 16 dk pada 8.500 rpm dan torsi maksimum 14,3 Nm pada 7.500 rpm yang juga dikawinkan pada transmisi manual 6-percepatan. Pun begitu, Dyon juga tidak menampik bila salah satunya bisa saja disuntik-mati. Meski kembar tapi beda karakter mesin, ujung-ujungnya akan balik lagi ke selera pasar.
Yamaha MT-15 resmi diperkenalkan di pasar dalam negeri besama Valentino Rossi. Foto: Aditya Pratama Niagara / kumparanOTO
"Kami lihat dahulu. Kalau keduanya tak berbeda jauh ya keduanya bisa jalan. Tapi kalau tidak ada, seperti dulu RX-S dan RX-King, sampai waktunya 'oh ini sudah tidak kuat, daya beli masih besar' ya sudah kami geser ke atas (RX-S disuntik mati)," katanya lagi. Bila merujuk katalog pada laman resmi Yamaha, MT-15 yang baru diluncurkan oleh Valentino Rossi ini punya banderol Rp 34,950 juta, sedangkan Xabre punya label harga yang lebih rendah, Rp 30,7 juta.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·