Kumparan Logo

Peneliti China Bikin Drone Mata-mata yang Mirip Burung

kumparanSAINSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Merpati di jalan (Foto: dok: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Merpati di jalan (Foto: dok: Pixabay)

Para peneliti di China telah mengembangkan suatu robot mata-mata yang sangat mirip dengan burung nyata. Saking miripnya, South China Morning Post melaporkan banyak burung asli yang terbang bersamanya.

Drone berbentuk burung ini dapat terbang dengan sangat senyap, bahkan dijelaskan pergerakannya juga terlihat seperti burung biasa. Hal ini membuatnya sangat sulit untuk dilihat dari daratan.

X post embed

Menurut laporan Newsweek, drone mata-mata itu dilengkapi oleh kamera, antena GPS dan juga koneksi Internet yang digunakan untuk melaporkan hasil temuannya.

Teknologi ini sendiri telah digunakan di lima provinsi di China, namun pihak intelijen China memfokuskan penggunaannya di daerah otonomi Xinjiang Uyghur.

Para peneliti sendiri meyakini bahwa drone mata-mata memiliki potensi besar membantu manusia di masa depan.

"Kami mempercayai bahwa teknologi ini memiliki potensi untuk dimanfaatkan pada skala besar di masa depan. Ada kelebihann unik yang membuatnya bisa memenuhi kebutuhan drone baik bagi sektor militer maupun sipil," ujar Yang Wengqing, profesor School of Aeronautics di Northwestern Polytechnical University.

Mengambil inspirasi dari hewan dalam militer bukanlah hal asing. Dilaporkan Smithsonian Mag, AS juga pernah memanfaatkan burung gagak terlatih, kucing dan juga burung merpati untuk memata-matai musuh saat Perang Dingin.