kumparan
15 Mar 2019 15:14 WIB

Demi Podium Juara MotoGP, Vinales Bakal Ubah Gaya Balap

Maverick Vinales siap memperbaiki diri sebelum balapan MotoGP Argentina 2019 Foto: Dok. Yamaha MotoGP
MotoGP Qatar 2019 menjadi balapan yang sangat mengecewakan bagi Maverick Vinales. Sempat disebut-sebut sebagai calon kuat juara, pebalap Monster Energy Yamaha itu justru tercecer hingga sekadar naik podium pun tidak bisa.
ADVERTISEMENT
Sejatinya, Vinales memulai balapan di Sirkuit Losail, Senin (11/03/2019) dini hari WIB, itu dari posisi pertama. Itu karena ia tampil sangat mengesankan dalam sesi kualifikasi, mengalahkan Andrea Dovizioso (Ducati) dan Marc Marquez (Repsol Honda).
Namun, saat balapan baru dimulai pun kelemahan Vinales sudah terlihat. Start yang ia lakukan sangat buruk hingga langsung melorot ke posisi kelima. Seiring balapan berjalan, pebalap asal Spanyol itu juga kesulitan mempertahankan posisinya.
Pada akhirnya, ia harus mengakhiri balapan MotoGP Qatar di urutan ketujuh dengan selisih 2,481 detik dari Dovi, pebalap tercepat. Hal itu yang membuat Vinales merasa harus membuat perubahan sebelum balapan MotoGP Argentina di Autodromo Termas de Rio Hondo, 31 Maret 2019.
"Langkah selanjutnya adalah meningkatkan daya bertarung. Motor ini membuat gaya balap saya seperti ini. Demi bertarung dengan yang lain, ini waktunya untuk memperbaiki gaya balap," kata Vinales, dilansir Motorsport.
ADVERTISEMENT
Pasca-balapan, Vinales pun sudah mengungkapkan masalah yang dihadapinya. Pebalap berusia 24 tahun itu merasa tak memiliki daya bertarung saat berada di kerumunan pebalap. Berbeda saat ia sedang melaju sendirian, saat ia merasa sangat cepat.
Ia juga mengeluhkan masalah grip (daya cengkram) ban belakang. Ini adalah masalah yang sudah dihadapi tim Garpu Tala sejak MotoGP 2017, masalah yang membuat mereka sempat paceklik kemenangan selama lebih dari setahun.
"Ketika saya sendirian, saya bisa mencetak catatan waktu. Tapi ketika saya berada di rombongan, rasanya sangat sulit. Saya harus mengendarai motor dengan gaya balap yang berbeda. Melaju di belakang pebalap lain membuat saya harus melakukan stop and go, alhasil banyak menekan ban," keluh Vinales.
ADVERTISEMENT
"Racing line ideal saya adalah langsung mengerem, memiringkan motor, corner speed, dan tidak menekan ban ketika membuka gas. Saya bisa melakukannya saat sendirian. Sekarang saatnya untuk memperbaiki, juga area pengereman," ia menambahkan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan