kumparan
7 Sep 2019 5:07 WIB

Misi Duo Ferrari Putus Tren Negatif di GP Italia

Charles Leclerc dan Sebastian Vettel. Foto: REUTERS/Aly Song
Duo pebalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc, berambisi memutus rapor buruk tim 'Kuda Jingkrak' pada balapan di rumah sendiri, Formula 1 Grand Prix (GP) Italia.
ADVERTISEMENT
Tercatat kali terakhir pebalap Ferrari yang mampu menaiki podium pertama di Sirkuit Monza adalah Fernando Alonso pada musim 2010. Artinya, sudah delapan musim lamanya Ferrari mendulang kemenangan di lintasan sepanjang 5,7 kilometer itu.
Namun, Vettel optimistis tren negatif itu akan berakhir di musim 2019 dengan acuan hasil positif pada balapan teranyar di Belgia. Pekan lalu, dua pebalap Ferrari begitu dominan di rangkaian pra-balapan hingga akhirnya Leclerc keluar sebagai pemenang usai mengasapi duo Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas.
Vettel sendiri memang cuma finis di posisi keempat pada GP Belgia, tapi sosok asal Jerman itu punya catatan cukup apik di Sirkuit Monza dengan meraih sekali podium kedua dan dua kali finis ketiga.
ADVERTISEMENT
"Balapan nanti berarti besar buat kami, tidak diragukan lagi. Begitu besar dukungan publik (Italia) bagi kami dan saya yakin akan melihatnya sepanjang akhir pekan nanti dan menjadi dorongan semangat buat kami," kata Vettel dilansir Sky Sports.
"Ini saat yang tepat untuk membalikkan keadaan. Semoga kali ini kami bisa meraih hasil maksimal. Kami punya kesempatan yang bagus, jadi mari kita lihat. Yang pasti kami sangat siap."
Duo Ferrari, Leclerc dan Vettel, di sesi balap GP Belgia 2019. Foto: REUTERS/Francois Lenoir
Meski demikian, Vettel tetap mengantisipasi ancaman para kompetitornya, khususnya dari utusan-utusan Mercedes dan Red Bull Racing
"Kami tidak menjadi favorit begitu saja. Memang ada pertanda bagus yang membuat kita bisa berada di posisi yang bagus. Tapi, kami tetap harus berhati-hati dan realistis. Akan banyak putaran yang harus dilalui nanti," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Senada dengan Vettel, Leclerc secara khusus mewaspadai kemungkinan pebalap Mercedes untuk melejit di GP Italia. Pasalnya, Hamilton yang sempat tertinggal jauh saat kualifikasi, hanya terpaut 0,981 detik di belakang Leclerc saat melewati garis finis.
"Para pebalap Mercedes sangat cepat pekan lalu, jadi saya yakin akan mendapat perlawanan berat dari mereka. Saya berharap mendapat setelan mobil yang tepat karena balapan nanti akan sangat ketat," timpal Leclerc.
Kabar baiknya, Leclerc kembali jadi yang tercepat pada sesi latihan bebas GP Italia, Jumat (6/9). Ia mencatatkan waktu 1:20,978 detik, unggul 0,068 detik atas Hamilton di posisi kedua. Sementara Vettel menorehkan catatan waktu 1:21,179 detik, terpaut 0,201 detik dari catatan waktu Leclerc.
So, bukan tak mungkin Leclerc dan Vettel bakal mampu memutus tren buruk Ferrari di GP Italia akan berlangsung pada Minggu (8/9/2019) malam WIB.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan