kumparan
12 Mar 2019 16:15 WIB

Yamaha Masih Bermasalah, Vinales Optimistis Tatap MotoGP Argentina

Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales mengalihkan fokusnya untuk MotoGP Argentina 2019. Foto: twitter/yamahamotogp
MotoGP Qatar 2019 di Sirkuit Losail, Senin (11/03/2019) dini hari WIB, menjelaskan satu hal kepada Yamaha: Mereka masih memiliki masalah yang sama. Masalah itu terkait grip (daya cengkram) ban belakang.
ADVERTISEMENT
Masalah grip memang telah jadi musuh utama tim Garpu Tala sejak musim 2017. Hal itu yang membuat Yamaha tak berdaya menghadapi dominasi Honda bersama Marc Marquez dan kebangkitan Ducati bersama Andrea Dovizioso.
Yamaha yang biasanya selalu mampu jadi kandidat juara dunia kini berada di bawah bayang-bayang Honda dan Ducati. Tak ada lagi gelar yang dihasilkan, bahkan mereka sempat puasa kemenangan selama lebih dari setahun pada 2017-2018.
Sial bagi Yamaha, masalah tersebut masih belum teratasi hingga mereka menjalani balapan perdana MotoGP 2019. Untuk kesekian kalinya, Yamaha tak memiliki kekuatan yang cukup untuk bersaing memperebutkan podium juara.
Maverick Vinales, bahkan, jauh lebih sial. Ia memulai balapan dari posisi terdepan usai merebut pole position. Namun, ia justru hanya mampu finis di urutan ketujuh. Posisinya jauh lebih buruk dari Valentino Rossi yang finis di urutan kelima meski start dari posisi ke-14.
ADVERTISEMENT
"Balapan berjalan sangat sulit. Bahkan ketika saya selesai melakukan warm up karena kami tahu kelemahan kami. Entah bagaimana saat sendirian, saya bisa membuat waktu putaran yang bagus. Namun, ketika ada di rombongan, itu sangat sulit," tutur Vinales seperti dilansir Crash.
Yang membuat Vinales semakin heran, ia tak memiliki kecepatan seperti biasanya saat berada di belakang seseorang. Saat ia mencoba untuk menyalip, ia kesulitan mengelola ban belakang yang tak memiliki grip.
"Kami baik-baik saja. Namun saat mencoba menyalip banyak pebalap justru menghancurkan ban. Pada akhirnya, saya tak memiliki grip pada ban belakang. Saya tak bisa melakukan yang lebih baik," ia menjelaskan.
Yamaha tentu harus segera berbenah sebelum balapan selanjutnya tiba. Vinales dan pebalap lainnya akan melakoni balapan MotoGP Argentina di Autodromo Termas de Rio Hondo, 31 Maret 2019.
ADVERTISEMENT
"Di Argentina sangat penting untuk mensimulasikan banyak hal saat balapan, bertarung dengan yang lain. Jadi saya tidak sabar untuk segera berada di Argentina. Kami tahu bahwa untuk satu putaran, kami sangat, sangat cepat. Namun, sekarang langkah selanjutnya adalah memperbaiki ketika kami bertarung," kata Vinales.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan