Pencarian populer

4 Tips Bagaimana Menghadapi Kegagalan dari Eka Sari Lorena

Presiden Direktur PT Eka Sari Lorena, Eka Sari Lorena. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Eka Sari Lorena adalah seorang pebisnis perempuan yang memimpin PT. Eka Sari Lorena, salah satu perusahaan angkutan darat terbesar di Indonesia.

Meski ia meneruskan bisnis warisan dari ayahnya, GT Soerbakti, namun Eka telah berhasil meraih kesuksesannya sendiri dengan mengembangkan kantor cabang Lorena menjadi 68 kantor cabang dengan sekitar 600 agen penjualan di seluruh Indonesia.

Bekerja di bidang yang didominasi oleh laki-laki bukanlah hal yang mudah bagi Eka. Ia harus menghadapi para klien dan pekerja yang rata-rata adalah laki-laki.

Dalam perjalanannya membangun dan mempertahankan bisnis keluarga, Eka pun mengaku sering menghadapi kegagalan. Namun ia memiliki prinsip bahwa sukses hanya dapat diraih setelah kita menghadapi berbagai tantangan dan kegagalan terlebih dahulu.

Hal ini ia ungkapkan ketika menjadi salah satu panelis diskusi dalam acara Resonation Women Empowerment 2018, sebuah konferensi khusus untuk perempuan. Bersama dua panelis lain, Grace Natalie dan Stefanie Kurniadi, ia berbagi kisah sukses sebagai pebisnis perempuan dalam bidang yang didominasi laki-laki kepada lebih dari 700 peserta yang hadir pada konferensi tersebut.

Eka Sari Lorena, Grace Natalie dan Stefanie Kurniadi menjadi pembicara dalam acara Resonation Women Empowerment Conference di Hall Kasablanka, Jakarta, Sabtu (1/12). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Eka Sari Lorena juga membeberkan tips bagi para profesional dan pebisnis perempuan yang hadir tentang bagaimana bangkit lagi setelah menghadapi berbagai kegagalan dalam hidup. Simak 4 tipsnya berikut ini.

1. Menerima Kegagalan tersebut

Kegagalan memang bagian dari kesuksesan. Untuk bisa bangkit, Anda harus bisa menerima kegagalan itu.

“Kita harus menyadari bahwa kegagalan memang bagian dari kehidupan dan kita harus menerimanya. Dengan begitu, Anda akan lebih siap menghadapi kemungkinan terburuk yang akan datang di kemudian hari,” ungkap Eka Sari Lorena.

2. Memiliki Support System

Memiliki keluarga atau seseorang yang mendukung kita dalam mencapai mimpi dan kesuksesan adalah hal yang sangat penting.

Karena ketika tidak ada satupun orang yang percaya dengan kemampuan kita, keluarga dan orang-orang terdekat lainnya yang akan menjadi satu-satunya tim yang dapat memberikan dukungan dan pemikiran positif.

“Pastikan Anda memiliki teman yang bisa diajak bercerita dan bertukar pikiran, memiliki mentor atau orang yang lebih berpengalaman yang dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan-keputusan sulit, dan orang yang selalu ada untuk Anda dalam keadaan apapun.”

3. Menganalisa Kegagalan

Setelah menerima kegagalan dan mendapat dukungan dari orang-orang terdekat, kini yang harus Anda lakukan untuk bangkit dari kegagalan adalah dengan menganalisa kembali kegagalan tersebut.

“Anda harus tahu kenapa kegagalan itu bisa terjadi, faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebabnya. Dua hal tersebut sangat penting untuk dilakukan. Luangkan waktu untuk memikirkan baik-baik tentang kegagalan yang Anda alami dan jabarkan satu persatu. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk mencari solusinya.”

4. Kembali Menyusun Rencana

Jika semua masalah sudah mendapatkan solusi dan Anda sudah bisa menerima kegagalan yang dialami, kini saatnya bagi Anda untuk bertanya pada diri sendiri tentang apa yang bisa dilakukan selanjutnya.

“Jika sudah selesai, maka Anda harus segera menyusun rencana baru dengan formula yang lebih baik. Gunakan pelajaran yang Anda dapat dari kegagalan sebelumnya untuk menciptakan program atau proyek baru. Apabila masalahnya ada pada tim, berarti tim Anda perlu diganti. Pastikan agar rencana Anda berikutnya tidak menghadapi sedikitpun masalah apalagi kegagalan,” tutup Eka.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60