Tips Mengurangi Rasa Sakit saat Bikini Waxing

kumparanSTYLEverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Waxing  Foto: Dok. Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Waxing Foto: Dok. Thinkstock

Perempuan akan melakukan apapun demi merawat tubuh dan kecantikan. Termasuk membersihkan rambut halus yang mengganggu di bagian tertentu, seperti kaki, tangan, ketiak, bahkan di area sensitif. Dan salah satu cara terbaik membersihkan rambut atau bulu mengganggu di tubuh adalah dengan waxing.

Hanya saja, perawatan waxing menimbulkan rasa sakit. Apalagi jika Anda melakukan bikini waxing yang mencabut rambut halus di area vagina. Untuk mengurangi rasa sakit itu, Anda sebaiknya melakukan perawatan khusus sebelum hingga sesudah melakukan bikini waxing.

Tiga pakar waxing dari Amerika memberikan saran mengenai apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah melakukan bikini waxing. Mereka adalah Melanie Coba seorang pakar waxing di European Wax Center, Samantha Garlow, spesialis waxing di Daphne Studio, dan Marta Camkiran, spesialis waxing di Daphne Studio dan ahli estetika Haven Spa. Berikut saran dari mereka;

Sebelum melakukan bikini waxing

Pastikan vagina Anda sudah memiliki rambut halus yang cukup panjang. Jika Anda merasa rambut halus di vagina sudah terlalu panjang, sebaiknya diamkan saja sebelum waxing. Serahkan pada spesialis untuk memotong dan merapikannya.

“Spesialis waxing yang akan mencukurnya, karena banyak orang mencukur sendiri malah jadi terlalu pendek,” jelas Coba.

Ilustrasi bikin waxingFoto: Dok. Thinkstock

Melakukan eksfoliasi

Disarankan Anda melakukan eksfoliasi sebelum melakukan bikini waxing karena sel kulit mati dikhawatirkan menyumbat penarikan rambut halus dari pori-pori.

Selain itu eksfoliasi yang mengandung pelembab juga bisa melembutkan rambut halus Anda sehingga akan mengurangi sakit. Maka itu Camkiran menyarankan untuk melakukan eksfoliasi sehari sebelum waxing.

Hasilnya tidak hanya membuat halus, setelah waxing, area vagina juga akan terlihat bersih karena terangkatnya sel kulit mati.

“Cara terbaik mempersiapkan bikini waxing bukan mencukur bulu saja, tapi merawat kulit dan bulu halus dengan melakukan eksfoliasi. Sebelum waxing, saya sarankan untuk melakukan scrub. Supaya kulit-kulit mati tidak menyumbat pori-pori rambut halus untuk di-waxing,” jelas Coba seperti dikutip Marie Claire.

Minum Obat Penahan Sakit

Bila Anda tidak kuat menahan sakit, ada baiknya Anda meminum obat penghilang rasa sakit dua jam sebelum waxing. Menurut Garlow, menambahkan ibuprofen dapat membantu menghilangkan sakit dan menenangkan kulit setelah bikini waxing.

Ilustrasi bikini waxing Foto: thinkstockphotos

Hal yang harus dilakukan ketika waxing

Supaya tidak terlalu tegang, cobalah menarik nafas dan berusaha tenang sebisa mungkin. Pastikan pula Anda berkomunikasi dengan spesialis. Beri tahu jika wax terlalu panas atau menanyakan beberapa hal supaya Anda bisa lebih tenang melakukan bikini waxing.

“Jangan ragu untuk bertanya dan memberitahu apapun preferensi Anda, agar mereka dapat melayani Anda sebaik mungkin,” jelas Coba.

Pastikan spesialis menarik kulit Anda dengan benar saat akan mencabut kain waxing. Seharusnya, bikini waxing tidak dilakukan lebih dari 30 menit.

Perawatan setelah waxing

Hindari olahraga langsung setelah melakukan bikini waxing, sebab pori-pori masih terbuka setelah pencabutan rambut halus. Camkiran menyebut, gesekan saat berolahraga setelah waxing bisa menyebabkan iritasi pada kulit.

“Sehabis waxing, pori-pori di kulit Anda masih terbuka dan rentan terhadap bakteri. Tapi setelah itu Anda bisa kembali berolahraga,” ucap Camkiran.