Pencarian populer

Google Doodle Hari Ini Rayakan Ultah Max Born, Siapa Dia?

Google Doodle Max Born (Foto: Google)
Jika kamu membuka halaman Google hari ini, pasti kamu melihat gambar ilustrasi atau doodle seorang pria dengan setumpuk kertas dan buku. Tahu enggak siapa dia?
ADVERTISEMENT
Dia adalah Max Born, seorang fisikawan dan matematikawan asal Jerman yang berhasil menemukan salah satu aturan penting dalam mekanika kuantum.
Born lahir pada tanggal 11 Desember 1882 di Breslau, Polandia, yang kala itu termasuk bagian dari negara Jerman. Ia meraih gelah Ph.D di Universitas Gottingen, tempat ia kemudian menjadi profesor fisika teoritis dan juga berkolaborasi dan menjadi mentor beberapa ilmuwan paling terkenal kala itu.
Selama hidupnya, Born banyak bertemu dengan akademisi terkemuka di seluruh dunia dan peristiwa penting seperti Perang Dunia I yang membantu pembentukan penemuan dan penelitian mekanika kuantum.
Pada tahun 1915, Born bergabung dengan angkatan bersenjata Jerman lalu memulai penelitian soal teori pengukuran jarak suara dan mempelajari teori kristal.
ADVERTISEMENT
Dia juga bekerja dengan fisikawan Lummer dan Pringsheim pada tahun 1908-1909 dan mempelajari teori relativitas. Pada tahun 1912, Born pergi ke Amerika Serikat untuk kuliah memperdalam teori tersebut.
Born juga pernah tinggal di Bangalore, India, selama 6 bulan, di mana dia bekerja dengan fisikawan India terkemuka yang memengkan Hadiah Nobel, Sir CV Raman.
Max Born mendapatkan banyak keanggotaan dari banyak sekolah-sekolah tinggi, termasuk dari Moskow, Berlin, Gottingen, London, Edinburgh, Dublin, Bangalore, Washington, dan Boston.
Born Rule Pemenang Hadiah Nobel
Mekanika kuantum milik Max Born sendiri ternyata telah dianugerahi Hadiah Nobel karena merupakan bab dalam fisika yang mempelajari materi secara mendalam.
Teorinya yang paling dikenal ialah Born Rule, menggunakan probabilitas untuk memprediksi lokasi partikel dalam sistem kuantum.
ADVERTISEMENT
Penting untuk mengerti dan menggunakan mekanika kuantum, prinsip-prinsip yang mengatur fisika pada skala subatomik, untuk ketepatan waktu dan enskripsi kode.
Hasil penemuannya ini ternyata banyak digunakan untuk berbagai hal, terutama dalam bidang perkembangan teknologi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86