Kisah Silvia dan Dede: Dari Mabar Game Mobile Legends hingga Menikah

Ketika karakter Johnson diduetkan dengan Eudora dalam pertempuran di game Mobile Legends, keduanya bisa menjadi pasangan serasi yang destruktif. Kekompakan dua hero ini ternyata bisa menular ke pemainnya di dunia nyata, bahkan hingga menikah menjadi pasangan suami istri.
Berkedok peri cantik Eudora, Silvia Mega Fania (27) yang lihai memainkan game Mobile Legends tidak pernah menyangka bakal bertemu dengan jodohnya di dalam permainan. Ia adalah Dede Supriatna (25), yang selalu muncul dalam sosok hero tank (tipe hero dengan pertahanan yang kuat dan darah yang berlimpah) bernama Johnson yang gagah.
Kisah cinta itu dimulai ketika Dede iseng mengajak Silvia untuk mabar (main bareng) game favorit mereka, Mobile Legends. Silvia tidak pernah mengetahui sosok Dede selalu ada di daftar teman dalam platform game itu.
Sejak saat itu, keduanya jadi sering bermain bersama dalam satu tim. Tak mau keseruan itu hanya terbatas main game saja, mereka kemudian memutuskan untuk saling tukaran media sosial Facebook dan WhatsApp untuk saling mengenal lebih dekat.
Lucunya, baik Silvia atau Dede sama-sama tidak ada yang sadar kalau keduanya sudah menjalin pertemanan di Facebook selama delapan tahun. Tak disangkanya lagi, mereka ternyata tinggal di kota yang sama dan bahkan jarak rumah keduanya cukup dekat.
“Dia bilang orang Jl. Burujul Tasikmalaya, masih satu kecamatan sama saya. Tambah kaget 'kan tuh. Nah, dari sana mulai dekatlah, tukar-tukaran WhatsApp, sampai ketemuan. Tambah asik lagi kan karena bisa mabar sambil nongkrong,” cerita Silvia.
Sering menghabiskan waktu main bersama, Silvia dan Dede memutuskan untuk menjalin hubungan asmara pada tahun 2017. Baru beberapa hari setelah berpacaran, Dede yang sehari-hari bekerja di bagian administrasi di JNE, menunjukkan bahwa ia tidak main-main dengan hubungan mereka berdua. Ia pun berkunjung ke rumah Silvia untuk bertemu kedua orang tuanya.
Tak butuh waktu lama, keduanya pun bertunangan setelah pacaran selama tiga bulan. Namun di tengah jalan, pria yang akrab dipanggil Ades itu kesulitan mendapatkan restu dari orang tua Silvia untuk menikahi putri mereka.
“Ya, namanya belum waktunya ya. Tunangan tahun 2017, tadinya mau nikah tahun 2018 karena ada sesuatu masalah, akhirnya bisa nikah 2019 ini,” ceritanya.
Pacaran sambil mabar
Dua tahun bukanlah waktu yang singkat untuk menunggu restu dari orang tua Silvia. Namun Silvia dan Dede tidak ambil pusing dan terus menjalani hubungannya.
Keduanya terus lanjut pacaran santai sambil mabar Mobile Legends. Tak heran gaya pacaran yang unik ini membuat kedua orang tua Silvia makin geleng-geleng kepala.
“Kita kalau ketemu di rumah (apel) kelakuan kita cuma main Mobile Legends terus, bukannya pacaran apa gimana gitu. Sampai complain orang tua saya, katanya gini, "maen game wae bobogohan enteu”,” cerita Silvia.
Sama seperti pasangan pada umumnya, Silvia mengaku hubungan percintaan mereka kadang menghadapi pertengkaran. Bedanya, hal itu bukan dikarenakan cemburu atau kesulitan bertemu, tapi lebih pada permainan Mobile Legends yang menjadi sumber masalah.
“Ada kalanya lose streak (kalah secara berturut-turut) 'kan tuh, sampai dulu pernah enggak balas chat dia sehari gara-gara kalah main Mobile Legends. Dia sampai bilang, "kamu kok gitu gara-gara game sampai marah seharian”,” aku Silvia.
Silvia dan Dede memang sama-sama memiliki rasa cinta yang sangat besar terhadap game. Silvia sendiri sehari-hari sibuk mengurus channel YouTube sebagai gamer influencer. Kini, saluran miliknya itu sudah memiliki lebih dari 36 ribu subscriber. Di sisi lain, Dede juga punya pekerjaan sambilan sebagai caster (komentator) untuk turnamen-turnamen eSports.
Akhirnya mendapatkan restu dan menikah
Setelah dua tahun menjalani hubungan tunangan, akhirnya kedua orang tua Silvia luluh dan memberi izin Dede untuk meminang putrinya. Mereka pun resmi menjadi pasangan suami dan istri pada 12 Juni 2019.
“Rabu tanggal (pesta pernikahan) 12 Juni 2019 di kediaman saya, sama Sabtu, 15 Juni di kediaman suami (ngunduh mantu),” ungkapnya. “Dan ini karena Mobile Legends.”
Silvia dan Dede mungkin bukan satu-satunya pasangan yang bertemu lewat game. Hal seperti ini pernah juga terjadi di Inggris oleh pasangan Paul Turner dan Vicky Teather yang bertemu saat main game Final Fantasy.
Fenomena ini menjadi petunjuk bahwa game kini tidak hanya dijadikan sebagai tempat pelarian saat bosan, hiburan, atau mengasah skill, tapi juga sebagai platform untuk bersosialisasi.
Jackpot ya, main game Mobile Legends dapat jodoh. Rajin-rajin deh, yang jomblo!
