kumparan
18 Sep 2019 20:08 WIB

Samsung Mau Tiru Teknologi Kamera iPhone 11?

Samsung Galaxy S10 5G. Foto: Henry Nicholls/Reuters
Apple mengumumkan pembaruan fitur kamera pada iPhone 11 yang dikenalkan pada 10 September lalu. Memang selain menambah jumlah kamera belakangnya untuk model iPhone 11 Pro, Apple juga menyajikan fitur baru, seperti Deep Fusion yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas foto.
ADVERTISEMENT
Rupanya, apa yang dihadirkan oleh Apple dengan fitur Deep Fusion akan menjadi tren dan diikuti oleh vendor lain. Rumornya, Samsung yang merupakan kompetitor Apple sedang menggarap fitur yang hampir sama dengan Deep Fusion untuk smartphone mereka.
Kabar ini bermula dari kicauan akun Twitter Ice Universe (@UniverseIce). Lewat kicauannya itu, Ice Universe mengungkap Samsung sedang mengembangkan sesuatu yang mirip dengan fitur Deep Fusion di iPhone untuk kamera di smartphone-nya.
Jika Ice Universe benar, kita akan melihat upgrade yang cukup besar pada kamera belakang smartphone Samsung yang akan datang. Diprediksi, fitur yang Samsung buat ini akan hadir di smartphone premiumnya Galaxy S11 yang bisa diluncurkan pada awal 2020. Tapi, ada rumor lain yang menyebutkan seri smartphone Galaxy S dan Galaxy Note bakal dilebur menjadi satu.
ADVERTISEMENT
Fitur Deep Fusion memang saat ini belum diadopsi oleh vendor smartphone lain. Keunggulan Deep fusion adalah pengguna bisa mengambil total 9 gambar. Cara kerjanya adalah kamera dapat mengambil empat gambar dengan eksposur cepat, dan empat gambar sekunder diambil sebelum tombol shutter ditekan.
Peluncuran iPhone 11 baru di sebuah acara Apple di Cupertino. Foto: REUTERS / Stephen Lam
Kemudian, 8 foto yang diambil akan dianalisis oleh neural processing unit (NPU) prosesor A13 Bionic untuk membuat satu foto dengan detail terbaik dengan noise serendah mungkin. Menurut Apple, Deep Fusion pada iPhone 11 adalah teknologi pertama yang menggunakan NPU untuk menghasilkan gambar akhir.
Kemungkinan Samsung juga akan mengoptimalkan NPU di dalam chipset buatan mereka, Exynos, yang akan datang. Dan akan disematkan untuk menjadi sumber tenaga Galaxy S11.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan