Kumparan Logo

Tri Raih Pendapatan Lebih dari 1 Miliar USD di 2018

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cliff Woo, CEO Hutchison Tri Indonesia. Foto: Jofie Yordan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Cliff Woo, CEO Hutchison Tri Indonesia. Foto: Jofie Yordan/kumparan

Di tengah persaingan industri telekomunikasi yang ketat di Indonesia, Hutchison Tri mengumumkan perusahaannya meraih pertumbuhan positif pada 2018. CEO baru Tri, Cliff Woo, mengungkapkan Hutchison Tri menerima revenue sebanyak lebih dari 1 miliar dolar AS (sekitar Rp 14,3 triliun) pada 2018.

Menurut Cliff, pendapatan Tri tersebut mengalami peningkatan sebanyak dua digit dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, EBITDA dari Tri pada 2018 juga terbilang besar, yakni 200 juta dolar AS yang melonjak hampir empat kali lipat dibandingkan tahun 2018.

"Tri mengalami pertumbuhan yang sangat baik pada 2018. Hasil yang sangat baik meski kompetisinya begitu ketat antar operator. Apalagi dengan dengan adanya aturan registrasi SIM card yang membuat kebingungan. Kami bekerja dengan baik dan meraih pertumbuhan revenue sebanyak double digit," ungkap Cliff, dalam jumpa pers di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (8/3).

Saat ini, jumlah pengguna Tri di Indonesia mencapai angka 37 juta. Untuk menambah jumlah penggunanya, Tri berkomitmen untuk melakukan ekspansi jaringan dengan membangun lebih dari 8 ribu BTS 4G dan 4.5G yang telah dimulai sejak kuartal empat 2018.

Cliff Woo, CEO Hutchison Tri Indonesia. Foto: Jofie Yordan/kumparan

Ekspansi ini diklaim menjangkau lebih dari 170 juta populasi di berbagai kota di Indonesia yang tersebar di Kalimantan, Sulawesi, Sumatra, Jawa, Bali, hingga Lombok.

Hingga akhir 2018, jaringan 4G dan 4.5G dari Tri telah menjangkau masyarakat Indonesia di lebih dari 7.900 titik pedesaan, serta 281 kota dan kabupaten.

Saat ini, trafik data Tri didominasi oleh aktivitas media sosial, streaming, hingga gaming. Untuk mendukung aktivitas para pengguna tersebut, tentunya Tri harus memperkuat jaringannya untuk memenuhi kebutuhan para pengguna.

"Dengan pengalaman kami dan dukungan dari induk perusahaan (Hutchison Telecom Hong Kong), kami akan mengembangkan jaringan kami. Selain itu kami juga akan memperkuaat jaringan yang telah ada serta menambah kapasitasnya di saat yang sama," papar Cliff.