Kumparan Logo

Rahasia di Balik Suksesnya Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi

kumparanTRAVELverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para Penari di Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi. (Foto: Bella Cynthia Ratnasari/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Para Penari di Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi. (Foto: Bella Cynthia Ratnasari/kumparan)

Pada Sabtu (20/10), Banyuwangi baru saja menggelar acara tahunannya, yaitu Gandrung Sewu. Festival ini selalu ditunggu-tunggu dan mendapat respon baik dari pemerintah, masyarakat lokal, bahkan wisatawan luar negeri.

Pada penyelenggaraanya yang kedelapan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, menyaksikan secara langsung meriahnya festival yang diselenggarakan di bibir Pantai Marina, Boom, Banyuwangi itu. Ia menuturkan bahwa penampilan dari 1.200 penari begitu memukau.

"Keren banget, tampilannya memukau, pantas saja masuk top event nasional," ujar Arie Yahya, saat ditemui kumparanTRAVEL selepas acara.

Para Penari di Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi. (Foto: Bella Cynthia Ratnasari/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Para Penari di Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi. (Foto: Bella Cynthia Ratnasari/kumparan)

Tak hanya itu, menteri asal Banyuwangi ini juga semakin bangga lantaran Gandrung Sewu mampu menjadi trending topik nasional. Ia mengungkapkan bahwa Gandrung Sewu sudah memenuhi 3C, yaitu Colosal, Configuration, dan Cameragenic.

"Karena colosal, kedua configuration-nya bukan tarian ,tapi seribuan orang membentuk sesuatu yang memukau, dan ketiga dilombakan karena cameragenic. Maka 3C, Colosal, Configuration, Cameragetic, itu rahasia suksesnya Gandrung Sewu ini," ujar Arief mengungkapkan alasan mengapa festival yang melibatkan banyak penari itu mampu meraih sukses hingga kini..

Menteri Pariwisata Beserta Tamu VIP di Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi (Foto: Bella Cynthia Ratnasari / kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pariwisata Beserta Tamu VIP di Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi (Foto: Bella Cynthia Ratnasari / kumparan)

Tidak hanya sukses dengan Gandrung Sewu saja, Banyuwangi juga berhasil menyabet prestasi sebagai daerah dengan event terbanyak yang masuk dalam Wonderful Event. Ada pun tiga event yang masuk, yakni Banyuwangi Ethno Carnival, International Tour de Banyuwangi, Ijen, dan Festival Gandrung Sewu.

Selain itu, Arief juga ikut senang lantaran Banyuwangi menduduki posisi kedua sebagai daerah yang mendapat pendapatan per kapita tertinggi di Jawa Timur. "Prestasi ini tidak terlepas dari budaya dan alam yang terus dilestarikan serta dikembangkan," tutup Arief.