kumparan
14 Des 2018 16:04 WIB

Mengingat-ingat Awal Mula Tren Meme ‘Maaf, Sekadar Mengingatkan’

Meme 'Maaf, Sekadar Mengingatkan'. (Foto: Twitter/@AzamRaharjo)
Belakangan, penggunaan kalimat ‘Maaf, sekadar mengingatkan’ acapkali digaungkan di media sosial. Bahkan, kalimat ini telah berubah menjadi meme yang gambarnya telah bertebaran di tengah belantara warganet.
ADVERTISEMENT
Beberapa meme tersebut di antaranya mewujud dalam gambar tokoh Batman 'abal-abal' yang sedang menelungkupkan kedua tangannya di depan dada sembari dibubuhi tulisan, “Ma’ap, cuma sekadar mengingatkan.”
Ada juga meme lain yang diambil dari cuplikan kartun Naruto di mana tokoh Sasuke dan Hokage Pertama Hashirama Senju sedang berpose membuat pola jurus menggunakan kedua tangannya. Pose tersebut lagi-lagi dibubuhi tulisan ‘sekadar mengingatkan’.
Yang paling lucu mungkin meme yang berwujud kartu mantera Yu-Gi-Oh! yang bergambar tangan tertelungkup bernama ‘Sekadar Mengingatkan’. Kartu ini, jika digunakan, punya kemampuan untuk melenyapkan semua argumen logis yang mungkin saja, dalam konteks media sosial, diucapkan warganet.
Lalu apa sih maksud sebenarnya dari meme tersebut?
Menurut amatan laman Facebook pengulas meme terkini, Know Your Meme Indonesia – Unofficial (KYMI), 'sekadar mengingatkan' adalah kalimat yang sering dilontarkan oleh segelintir orang untuk menegur siapapun yang tidak memakai kerudung.
ADVERTISEMENT
“Cukup banyak orang yang merasa tersinggung dengan kalimat ini karena dianggap melecehkan haknya untuk tidak memakai kerudung serta terlalu menjustifikasi orang yang tidak memakai kerudung,” tulis KYMI di laman Facebook miliknya.
Dari amatannya, KYMI menilai warganet yang menegur mereka memakai kerudung dianggap tidak tahu situasi dan kondisi karena menegur orang yang dianggap tidak siap dengan perintah agama tersebut serta menegur orang yang nonmuslim yang tidak memiliki kewajiban berjilbab.
“Kalimat ini terkadang diiringi dengan emoji 🙏,” tulis KYMI lagi.
Saat dikonfirmasi kumparan, Yankov Cheslav (bukan nama sebenarnya), salah satu admin di KYMI, mengatakan bahwa sebenarnya kalimat dalam meme ini sudah ada sejak bulan Oktober 2018 lalu.
Yankov kemudian membagikan sumber asal muasal meme ini dari tweet viral yang ditulis pada Oktober 2018 lalu. Penulisnya merupakan salah satu selebtweet pemilik akun @handokotjung (Handoko Tjung). Menurut Handoko, salah satu gejala sindrom jempol beracun (dalam konteks bermain medsos) adalah ‘suka sekadar mengingatkan’.
ADVERTISEMENT
“Kiriman yang membuat meme ini menjadi bahan perbincangan netizen di dunia maya pada bulan Desember adalah kiriman seorang pengguna Twitter yang bernama @handokotjung, (ia) membuat tweet yang berisi berbagai emoji di mana ia menyuruh mencari orang yang suka merasa dirinya lebih baik dari orang lain dengan kedok sekedar mengingatkan,” terang KYMI kembali.
Enggak cuma jadi meme belaka, seorang pakar dan pecinta bahasa Indonesia Ivan Lanin juga mengelompokkan kalimat ‘Maaf, sekadar mengingatkan 🙏,’ sebagai salah satu kalimat nostalgia 2018 bersama kalimat yang juga pernah jadi meme viral ‘Tidak semudah itu, Ferguso’.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan