Konten Media Partner

200 Pengusaha TDA Sulsel 2 Berkumpul di Polman, Perkuat Kolaborasi Lintas Daerah

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
200 Pengusaha TDA Sulsel 2 Berkumpul di Polman, Perkuat Kolaborasi Lintas Daerah
zoom-in-whitePerbesar

Polewali Mandar - Sekitar 200 pengusaha dan pengurus Komunitas Tangan Di Atas (TDA) dari delapan daerah di Sulawesi berkumpul dalam Kick Off TDA Wilayah Sulsel 2 di Kampung Wisata Pattipo, Kunyi, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, 29–30 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum awal kepengurusan TDA periode 9.0 di Wilayah Sulsel 2. Pertemuan juga menjadi ajang konsolidasi untuk menyatukan visi, memperkuat jejaring, dan mendorong kolaborasi antarpengusaha serta pengurus TDA dari berbagai daerah.

Delapan TDA daerah yang terlibat meliputi TDA Parepare, TDA Palopo, TDA Sidrap, TDA Wajo, TDA Pinrang, TDA Bone, TDA Luwu, dan TDA Luwu Timur.

Kick Off TDA Wilayah Sulsel 2 diselenggarakan melalui kolaborasi TDA Wilayah Sulsel 2 dengan TDA Pinrang sebagai panitia pelaksana.

Ketua TDA Wilayah Sulsel 2 Zaldi Suradin mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar para pengurus atau pelayan TDA dari berbagai daerah dapat membangun hubungan yang lebih erat sejak awal periode kepengurusan.

“Melalui kick off ini, seluruh pelayan saling terhubung satu sama lain, serta mampu membawa dampak untuk TDA daerah masing-masing,” kata Zaldi.

Menurutnya, keterhubungan antardaerah menjadi salah satu fondasi penting agar masing-masing TDA daerah tidak bergerak sendiri. Jejaring yang terbentuk diharapkan membuka lebih banyak ruang untuk bertukar pengalaman, membangun program bersama, hingga menciptakan kolaborasi antarpengusaha.

Susun Vision Board untuk Periode 9.0

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penyusunan vision board oleh masing-masing TDA daerah. Setiap pengurus diajak merumuskan arah dan alasan utama yang menjadi dasar program organisasi selama periode kepengurusan 9.0.

Penyusunan vision board juga diarahkan agar setiap daerah memiliki tujuan yang jelas dalam menjalankan program dan memberikan dampak bagi para anggota TDA di wilayah masing-masing.

Selain menyusun arah organisasi, pertemuan selama dua hari tersebut dimanfaatkan para peserta untuk memperluas jejaring dengan pengusaha dari daerah lain. Interaksi antarpengurus diharapkan berkembang menjadi kolaborasi yang dapat mendukung pertumbuhan komunitas maupun bisnis para anggotanya.

Kick Off turut dihadiri jajaran Pengurus TDA Wilayah Sulsel 2, yakni Ketua Wilayah Zaldi Suradin, Sekretaris Wilayah Rail, Bendahara Wilayah Akhmal Hidayat, Divisi Edukasi Wilayah Prayudhi, dan Divisi Kaderisasi Wilayah Ahmad.

Para ketua daerah dan koordinator divisi dari delapan TDA daerah di Wilayah Sulsel 2 juga mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Bentuk Forum Komunikasi Lintas Daerah

Sebagai tindak lanjut, TDA Wilayah Sulsel 2 akan membentuk forum komunikasi yang menghubungkan para pengurus atau pelayan TDA se-Wilayah Sulsel 2. Forum tersebut diharapkan menjaga komunikasi setelah kick off sekaligus mempermudah koordinasi dan pengembangan kolaborasi lintas daerah.

Melalui konsolidasi tersebut, TDA Wilayah Sulsel 2 menargetkan kepengurusan periode 9.0 tidak hanya menghasilkan program di masing-masing daerah, tetapi juga membangun ekosistem pengusaha yang semakin terkoneksi dan mampu menciptakan dampak bersama di wilayah Sulawesi.