Jalin Kolaborasi dengan Perbankan, TDA Banjarmasin Silaturahmi ke BSI
·waktu baca 2 menit

Banjarmasin - Pengurus Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Banjarmasin 6.0 menggelar kegiatan silaturahmi ke Kantor BSI Cabang Banjarmasin, Rabu (24/07/2024).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Arif Rahman (Ketua TDA Banjarmasin 6.0), Rizki (Divisi Markom TDA Banjarmasin), Rijal (Divisi Edukasi Bisnis TDA Banjarmasin), Muhammad Hasbi (Branch Operasional Manager BSI Banjarmasin cabang A. Yani) dan Muhammad Syafie (Manager Marketing Mikro BSI Banjarmasin cabang A. Yani).
Dalam kesempatan tersebut Ketua TDA Banjarmasin 6.0, Arif Rahman menjelaskan, silaturahmi ini bertujuan untuk mengenalkan kembali kepengurusan baru TDA Banjarmasin 6.0. Selain itu membangun kerja sama dalam berbisnis antara member TDA Banjarmasin dan pihak BSI Kota Banjarmasin. Khususnya dalam hal pendanaan untuk permodalan usaha. Serta hal-hal apa saja yang bisa dikolaborasikan antara Komunitas Pengusaha TDA Banjarmasin dan BSI Kota Banjarmasin.
"Dalam kegiatan tersebut kami para Pengurus TDA Banjarmasin 6.0 mengajak pihak BSI Cabang Banjarmasin agar dapat berkolaborasi pada kegiatan Kopdar TDA Banjarmasin yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2024 di Hotel Banjarmasin Internasional," jelasnya.
Arif menambahkan, bentuk kolaborasi tersebut ada 2 yakni yang pertama meminta pihak BSI Banjarmasin menjadi salah satu mentor pada sesi konsultasi bisnis terkait pengelolaan keuangan dan pendanaan permodalan syariah dalam mengembangkan usaha teman teman member TDA Banjarmasin. Kedua, pihak Pengurus TDA Banjarmasin 6.0 menawarkan sponsorship dalam event Kopdar TDA Banjarmasin tersebut.
"Kegiatan silaturahmi seperti ini sebaiknya sering-sering dilakukan agar community branding Komunitas Pengusaha TDA di Banjarmasin semakin dikenal oleh pihak stakeholder terkait, khususnya lembaga Perbankan seperti BSI di Banjarmasin," imbuhnya.
Apalagi Komunitas Pengusaha TDA dan BSI sudah mempunyai MoU bersama di pusat. Harapannya kerja sama seperti ini bisa diteruskan juga di kepengurusan daerah.
"Poin-poin MoU apa saja yang bisa kita kerjakan bersama-sama, yang tentunya saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Dan dengan begitu bisa terjalin semakin banyak lagi kolaborasi dalam peningkatan kualitas dan kuantitas pengusaha di daerah," pungkasnya.
