Konten Media Partner

Komunitas TDA Bengkulu Gelar Ngobrol Bisnis Batch 2

TDAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bengkulu usai menggelar Ngobrol Bisnis (Ngobis) Batch 2.(dok/TDA Bengkulu)
zoom-in-whitePerbesar
Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bengkulu usai menggelar Ngobrol Bisnis (Ngobis) Batch 2.(dok/TDA Bengkulu)

BENGKULU - Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bengkulu menggelar Ngobrol Bisnis (Ngobis) Batch 2. Mengusung tema Jualan Laris Dimasa Krisis. Hal ini tentunya dibutuhkan di tengah pandemi. Kegiatan itu bertempat di Hotel Jodi Pati di Jl.Batang Hari.

Kegiatan ini, diikuti lebih dari 65 peserta dan diisi 3 pemateri, diantaranya Babang Purnomo pemilik bebek sambal pecut, mengangkat tema digitalisasi produk UMKM. Lidya Wardhana pemilik matahari handycraft, mengisi materi tentang mindset pebisnis digital melalui market place khususnya Shopee. Dan Yoppy Maliantoni, Owner Alea Skin care and beuty care, mengisi tentang salah satu corong UMKM go digital Fokus pada Google Bisnisku.

Budi Darmawanto, Ketua Divisi Kerjasama Eksternal TDA Bengkulu mengatakan, dengan adanya ngobrol bisnis nantinya UMKM mampu mempunyai daya saing yang tinggi.

"Jadi, kegiatan ini tentang bagaimana caranya teman-teman UMKM saling memutar otak dan saling berbagi. Bagaimana caranya bisa melalui ekonomi pandemi yang sedikit mencekam ini," ujarnya.

Melakukan bisnis dengan menggunakan aplikasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan penjualan. Tak hanya itu, aplikasi digunakan secara gratis dan dapat mendongkrak popularitas dari merk dagang.

Dia menambahkan, bahwa Acara Ngobrol Bisnis merupakan acara rutin Komunitas Tangan Di Atas (TDA) yang dilakukan setiap bulan. Nantinya, kegiatan akan dilanjutkan dengan tema yang berbeda sesuai dengan keadaan bisnis saat ini.

"InsyaAllah bulan depan telah memasuki bulan ramadhan, komunitas ini akan mengadakan lanjutan bahasan menyesuaikan dengan isu-isu hangat lain. Guna membantu percepatan pemulihan omset UMKM Bengkulu khususnya," bebernya.

Selain itu, komunitas TDA juga memiliki banyak kegiatan lainnya di kerjakan secara online dan di ikuti oleh 100 lebih anggota TDA Bengkulu. Dia berharap nantinya, TDA Bengkulu sebagai salah satu komunitas mewadahi sebagian UMKM yang ada di Kota Bengkulu.

"InsyaAllah kami akan membuka kelas mentoring bisnis untuk membantu kegiatan usaha yang di lakukan oleh anggota TDA," tandasnya.