Konten Media Partner

Komunitas TDA Malang Gelar Silaturahmi Pengembangan Bisnis

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Silaturahmi di Vauza Tamma Hijam, Kota Malang.
zoom-in-whitePerbesar
Silaturahmi di Vauza Tamma Hijam, Kota Malang.

MALANG - Komunitas Tangan Di Atas (TDA) daerah Malang menggelar silaturahmi bertema mengambil dan membangun momentum pasca PPKM, di Vauza Tamma Hijab, Senin(18/10/2021).

Kegiatan dihadiri Mas Edo, Mas Aris dan Sam Ipul sharing bisnis terkait dengan perkembangan bisnis. Mas Aris mengatakan bahwa untuk pengembangan bisnisnya hampir menghabiskan 100 juta lebih sehingga bisnis dapat berkembang secara baik dengan dasar pemikiran bisnis.

Para anggota dan pengurus TDA Malang. dok

Sedangkan Sam Ipul menyebutkan bahwa segitiga hirarki dalam bisnis dengan maksud setiap market memiliki lahan bisnis sendiri. Dia mencontohkan salah satu cafe yang ada di Kulon Progo dibangun dengan menggunakan lahan penggunungan yang dipangkas.

"Jadi, membangun bisnis wisata dan mengajak masyarakat untuk terus berkembang dan bertumbuh sehingga perekonomian bangkit di tengah pandemi dapat dirasakan masyarakat. Ini menjadi momentum yang bisa dipertahankan," ujarnya.

Sementara itu, Sam Edo membagikan pengalaman bisnis dengan menggunakan strategi momentum yang dapat dibuat dan dipertahankan dalam bisnis sehingga bisa berkembang dan dikenal oleh masyarakat. Sam Edo menyebutkan jika bisnis dengan nama belung gajah dijual 15 ribu satu porsi rupanya dapat menarik pengunjung hingga viral.

"Jadi, kepercayaan marketing ada di 3 bahwa dalam hirarki sedangkan yang mendatangkan efek viral itu pengalaman,"ujarnya. Kegiatan ini, dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebelumnya, selama pandemi Covid-19 kegiatan silaturahmi TDA daerah Malang dilakukan secara online.