Profil Djunianto Dwi Setyawan, Pebisnis Vetopet yang Masuk Bursa Capres TDA 9.0
·waktu baca 3 menit

Jakarta - Djunianto Dwi Setyawan menjadi salah satu nama yang turut meramaikan bursa Calon Presiden Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) 9.0. Sosok yang akrab disapa Mas Djun itu bukan nama baru di lingkungan Komunitas Pengusaha TDA.
Pria kelahiran Ngawi, 19 Juni 1988, tersebut dikenal sebagai entrepreneur yang fokus membangun bisnis berbasis sistem. Selama lebih dari satu dekade, ia mengembangkan Vetopet Animal Clinic hingga menjadi operasional multi cabang dengan standar layanan yang konsisten.
Mas Djun dikenal sebagai pebisnis yang memiliki kemampuan membangun sistem terstruktur, memimpin tim lintas fungsi, serta menjaga kualitas layanan di berbagai lokasi.
Ia juga menaruh perhatian besar pada pertumbuhan bisnis berkelanjutan melalui model usaha yang dapat direplikasi, keunggulan operasional, dan pengembangan tim.
Berawal dari Teknik Mesin hingga Membangun Vetopet Group
Latar belakang pendidikan Mas Djun berasal dari Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada pada periode 2007-2012. Sebelum fokus membangun bisnis, ia sempat berkarier di perusahaan multinasional PT Astra Otoparts Tbk pada 2012-2018.
Di dunia usaha, Mas Djun mulai membangun Vetopet Group sejak 2013. Brand tersebut bergerak di bidang kesehatan hewan peliharaan dengan menghadirkan produk dan layanan bagi para pemilik hewan.
Vetopet menempatkan hewan peliharaan sebagai bagian dari keluarga. Karena itu, layanan yang diberikan diarahkan agar aman, berkualitas, dan tepercaya.
Saat ini, Vetopet telah memiliki delapan cabang yang tersebar di Cikaret Cibinong, Depok, Sukahati Cibinong, Mayor Oking Cibinong, Pandu Raya Kota Bogor, Yasmin Kota Bogor, Kota Wisata Cibubur, dan BCC Kota Bogor.
Vetopet juga diperkuat 95 orang tim yang terdiri atas:
* 7 orang manajemen
* 20 dokter hewan
* 68 tim operasional
Aktif di TDA dan Bawa Semangat Kolaborasi
Selain aktif membangun bisnis, Mas Djun juga memiliki rekam jejak panjang di Komunitas Pengusaha TDA sejak 2016. Ia pernah menjadi Staff P&D Bogor Raya pada 2020-2022, Ketua Forum Mentor Bogor Raya pada 2022-2024, hingga Staff Durasi Level Group TDA 8.0 pada 2023-2024.
Tidak sampai satu tahun kemudian, ia dipercaya menjadi Deputy Vice President Durasi TDA 8.0 sejak 2024 dan turut mendapat amanah sebagai COO Pesta Wirausaha 2026.
Mas Djun dikenal memiliki minat kuat pada strategi bisnis dan pertumbuhan, kepemimpinan, pengembangan tim, penjualan, pemasaran, hingga strategi konten. Dalam profilnya, ia disebut memiliki komitmen untuk menciptakan bisnis yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga memberi dampak melalui pemberdayaan manusia dan pertumbuhan kolaboratif.
Masuknya Mas Djun dalam bursa Calon Presiden TDA 9.0 dinilai membawa warna tersendiri. Dengan latar belakang sebagai pebisnis yang bertumbuh melalui sistem, jaringan cabang, dan penguatan tim, ia membawa narasi kepemimpinan yang dekat dengan kebutuhan pelaku usaha: tumbuh bersama, terukur, dan berdampak.
“Bagi saya, TDA adalah ruang bertumbuh bersama. Pengalaman membangun bisnis mengajarkan bahwa pertumbuhan yang kuat tidak bisa hanya bertumpu pada satu orang, tetapi harus dibangun melalui sistem, kolaborasi, dan pengembangan tim.
“Jika diberi amanah, saya ingin membawa semangat itu di TDA 9.0: memperkuat ekosistem, memperluas dampak, dan memastikan semakin banyak member TDA yang naik kelas bersama,” ujar Djunianto Dwi Setyawan.
Dengan rekam jejak di dunia bisnis dan aktivitas komunitas, kehadiran Mas Djun dalam bursa Calon Presiden TDA 9.0 menjadi salah satu dinamika yang menarik untuk diikuti. TDA sebagai komunitas pengusaha juga terus menjadi ruang penting bagi para pelaku usaha untuk saling berbagi, berkolaborasi, dan mengakselerasi pertumbuhan bisnis.
