Konten Media Partner

Rizki Chandra, Sukses Jadi Pengusaha Kue Kering Pasca Suami Terkena PHK

TDAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rizki Chandra. Foto: dok
zoom-in-whitePerbesar
Rizki Chandra. Foto: dok

SIDOARJO - Berawal dari hobi, Rizki Chandra Amalia sukses mengembangkan usaha kue kering yang dia geluti sejak tahun 2012. Dia menyulap garasi rumahnya yang terletak di Park Royal Regency H1 No 3 Sidoarjo, menjadi outlet TumTim Cookies & Bakery.

Kiki, sapaan akrabnya, menceritakan awal mula menekuni bisnis kulinernya. "Awal mula dari hobi karena bisnis kuliner banyak diminati waktu itu. Saya cuma made by order bukan yang setiap hari produksi," bebernya.

"Selain itu, karena the power of kepepet juga. Suami kena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Akhirnya kami memutuskan untuk menekuni bisnis ini dan mulai mengurus surat perizinan hingga label halal," imbuhnya.

Rizki Chandra. Foto: dok

Setiap hari, Kiki memproduksi 5-10 kg kue. Mulai dari kue basah, kue kering, dan bakery. "Kalau untuk hari biasa produksi maksimal 10 kg, tapi kalau pas momen hari besar lebaran dan natal itu biasanya sampai 25 kg setiap harinya," terangnya.

Harga yang dibandrol cukup terjangkau. Mulai dari Rp 15-85 ribu. Sementara varian yang paling banyak digandrungi adalah bakery sobek rainbow.

Kini, Kiki mempunyai 20 karyawan. Bisnisnya juga dikenal dan dikirim ke beberapa daerah. Seperti Kalimantan, Bali, Jawa Tengah, dan lainnya.

Pemasaran TumTim Cookies & Bakery mengandalkan sosial media seperti Instagram dengan akun @Tumtim.cookies dan @chotuchoti_official.

Ke depan, Kiki berharap dapat mengembangkan usahanya dan memperbesar omzet. "Semoga segera punya outlet yang lebih besar lagi dengan letak yang strategis berada di pinggir jalan," harapnya.

Reporter: Rezza Doa