Bagaimana Cara Kita Untuk Berpikir Positif?

Saya merupakan salah satu mahasiswa pada Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam prgram studi Sastra Jawa.
Tulisan dari Abdan Syakuro tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Oleh Ardhi Nur Ikhsan

Berpikir positif adalah suatu cara berpikir secara logis yang melihat atau memandang sesuatu dari sisi positifnya, baik menyangkut dirinya sendiri, orang lain, dan lingkungan. Pikiran positif juga dapat diartikan sebagai sikap mental yang dalam praktiknya melibatkan proses memasukkan pikiran-pikiran, kata-kata, dan gambaran-gambaran yang konstruktif (membangun) bagi perkembangan pikiran. Pikiran positif yang kita lakukan akan menghadirkan berbagai hal positif dalam hidup kita, seperti kebahagiaan, suka cita, kesehatan, dan kesuksesan dalam setiap tindakan yang kita lakukan dan dalam situasi apa pun.
Hal ini mengandung berbagai unsur yang memiliki beberapa kriteria, misalnya benar (tak melanggar nilai-nilai kebenaran), baik (bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan), dan bermanfaat (menghasilkan sesuatu yang berguna). Namun demikian, tidak sedikit orang yang tidak menerima dan mempercayai pola pikir positif ini. Padahal, berpikir positif banyak sekali manfaatnya, baik pada diri sendiri, orang lain, maupun lingkungan. Lalu bagaimana cara berpikir positif?
Biasakan untuk Memikirkan Hal-hal Positif
Langkah pertama yang dapat kita lakukan untuk membiasakan diri supaya berpikir positif adalah dengan membiasakan diri untuk selalu memikirkan hal-hal positif. Dengan selalu memikirkan segala sesuatu dengan positif, lama kelamaan pikiran kita akan terbiasa dengan pikiran positif. Segala sesuatu baik yang telah terjadi, sedang dihadapi, maupun yang akan kita hadapi, akan lebih mudah dilalui.
Katakan Hal Positif pada Diri Sendiri
Apakah kita pernah mengatakan hal-hal positif pada diri kita sendiri? Jika iya, teruskanlah. Kebiasaan tersebut akan melahirkan pikiran yang positif. Karenanya, kita tidak hanya diharuskan memikirkan hal-hal positif, tetapi juga harus dikatakan pada diri sendiri. Misalnya, “saya bisa”, “saya mampu”, “saya kuat”, dan sebagainya.
Selalu Ganti Pikiran Negatif yang Muncul
Dibandingkan pikiran positif, pikiran negatif lebih sering muncul dalam pikiran kita. Ini sangat mempengaruhi cara berpikir, arah berpikir yang positif mendadak berubah ke arah yang buruk karena cara berpikir kita sudah dilandasi pikiran negatif. Misalnya, setiap kali muncul pikiran "saya tidak mampu", "saya tidak bisa", "saya tidak kuat”, langsung segera ganti dengan pikiran positif, misalnya "akan saya coba dulu, masalah sukses dan tidaknya nanti belakangan.”
Selalu Bersyukur Apa pun yang Terjadi
Apakah kita kurang bersyukur atas apa pun yang sudah didapat? Ini akan mempersempit pikiran kita. Karenanya, sebaiknya kita tidak perlu menyesali atau bahkan merasa kurang atas sesuatu yang sudah kita peroleh. Lebih baik senantiasa bersyukur karena ini akan membuat kita lebih mensyukuri apa yang telah didapatkan.
Percaya pada Kekuatan Pikiran Positif
Perlu ditegaskan kembali bahwa ketika berpikir positif, hal-hal positif pun akan datang dan juga segala kesusahan akan menjadi lebih ringan. Begitu juga, jika kita berpikiran negatif, maka hal-hal negatiflah yang akan kita terima. Oleh karena itu, ubahlah pola pikir kita untuk selalu berpikir positif karena dapat memberikan banyak manfaat.
Membiasakan berpikir positif memerlukan sebuah latihan karena sangat sulit untuk diterapkan. Umumnya, manusia lebih suka menyesali dan mengiba pada kemalangan nasibnya daripada berpikir positif. Maka, kita perlu mengetahui cara supaya dapat berpikir positif agar bisa menjadi kebiasaan dalam hidup.
