Kumparan Logo

Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG per Q3 2026 untuk PGN Jakarta-Jabar

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gas alam di Indonesia. Foto: Mr.PK/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gas alam di Indonesia. Foto: Mr.PK/Shutterstock

PT Nusantara Regas (NR) mencatat realisasi penerimaan gas alam cair (LNG) sebesar 96,7 juta MMBtu atau setara 33 kargo LNG hingga kuartal III 2026.

Dari jumlah tersebut, penyerahan gas tercatat sebesar 96,5 juta MMBtu yang disalurkan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik serta konsumen PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Hingga September 2026, NR juga membukukan tingkat kesiapan fasilitas (Plant Availability Factor/PAF) sebesar 96 persen. Angka ini mencerminkan tingginya keandalan operasional fasilitas Floating Storage & Regasification Unit (FSRU) Nusantara Regas Satu.

PT Nusantara Regas merupakan perusahaan afiliasi PT Pertamina (Persero) bersama PGN yang bertugas mengoperasikan FSRU Jawa Barat di Perairan Teluk Jakarta serta Onshore Receiving Facilities (ORF) di Muara Karang, Jakarta.

Fasilitas ini memproses pasokan energi vital bagi pembangkit listrik di wilayah Jakarta dan Jawa bagian barat.

"Kinerja positif hingga Triwulan III 2026 menjadi motivasi bagi NR untuk terus menjaga keandalan operasional hingga akhir tahun. Seiring dengan kebutuhan gas bumi yang terus berkembang, kami berkomitmen memastikan kesiapan fasilitas dan kelancaran penyaluran energi guna mendukung ketahanan energi nasional," kata Direktur Utama PT Nusantara Regas Mohd. Iskandar Mirza dalam keterangan tertulis, Selasa, (20/10).

Mirza menambahkan, pencapaian operasional tersebut diimbangi dengan penerapannya pada aspek keselamatan kerja. Sepanjang Januari hingga September 2026, NR mencatatkan 1.019.352 jam kerja aman. Secara kumulatif, perusahaan telah membukukan 15.846.059 jam kerja selamat sejak 2011.

"Di balik capaian operasional ini, terdapat peran penting seluruh Perwira NR yang senantiasa bekerja mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan. Komitmen mereka menjadi kekuatan utama perusahaan dalam memastikan pasokan gas bumi tetap terjaga," ujarnya.

Sistem manajemen operasional NR saat ini telah mengantongi berbagai sertifikasi standar internasional, mencakup ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta ISO 22301:2019 tentang Sistem Manajemen Keberlangsungan Bisnis.