Kumparan Logo

Prabowo Minta KAI Bangun Trans Sumatera Railway, Lanjut Trans Kalimantan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat menghadiri peresmian renovasi tahap pertama bangunan cagar budaya di Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat menghadiri peresmian renovasi tahap pertama bangunan cagar budaya di Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi langkah KAI yang meluncurkan Kereta Api Nusantara Explorer untuk mendukung sektor pariwisata.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan revitalisasi tahap I Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

"Terima kasih Kereta Api Indonesia, teruskan. Dan hari ini saya akan mencoba kereta api baru yang diluncurkan oleh KAI untuk mendukung, menopang pariwisata yang diberi nama Nusantara Explorer," kata Prabowo.

Prabowo berharap KAI terus berkembang menjadi perusahaan transportasi yang mampu menjangkau wilayah Indonesia yang luas.

"Saya ingin Kereta Api Indonesia berkembang dengan pesat, dengan luas, dengan besar. Bangsa kita besar. Jadi saya minta semua pejabat, petugas, pemimpin berpikir besar. Berhati besar. Jangan berpikir kerdil, kecil. Semangat besar, cita-cita besar," ujarnya.

Prabowo kemudian secara khusus meminta KAI dan Kementerian Perhubungan menyiapkan proyek jalur kereta lintas Sumatera.

"Habis ini Trans-Sumatra Railway dari Bandar Lampung, mana titik yang paling selatan? Bakauheni sampai ke titik paling utara, Medan. Bisa KAI? Bisa Menteri Perhubungan? Kita kasih dia tugas harus kasih yang berat, jangan kasih yang ringan-ringan," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, setelah proyek tersebut berjalan, pembangunan jalur kereta lintas Kalimantan juga perlu segera dimulai.

"Habis Trans-Sumatra nanti Trans-Kalimantan kalau bisa bersamaan kita mulai. Indonesia negara besar, Indonesia negara kuat, Indonesia negara makmur. Kita buktikan," tegasnya.

Prabowo optimistis Indonesia mampu menghadapi masa depan dengan tetap berpegang pada sejarah sebagai fondasi pembangunan bangsa.

"Indonesia menghadapi masa depan dengan optimis, dengan gembira, dengan semangat, tanpa melupakan sejarah. Sejarah penting bagi kita, bagi kepribadian kita, bagi masa depan kita," pungkasnya.