Produksi Maung Garuda Banyak, Danantara Pastikan Semua Menteri dan Wamen Dapat

Danantara memastikan semua menteri dan wakil menteri di Kabinet Merah Putih akan mendapat kendaraan buatan dalam negeri, Maung Garuda. Saat ini, volume produksi kendaraan tersebut diklaim sudah mencukupi.
Chief Technology Officer (CTO), Danantara Sigit Puji Santosa, menjelaskan, jumlah produksi yang melimpah dipastikan dapat memenuhi kebutuhan seluruh jajaran menteri dan wakil menteri.
“Itu cukup banyak tapi nanti mungkin tunggu 20 Oktober ya, nanti akan ada kejutan. Pasti (menteri dan wamen dapat), lebih dari itu nanti (jumlahnya),” kata Sigit usai The Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2026 di Jakarta, Rabu, (7/10).
Sigit menambahkan, pengadaan armada ini merupakan arahan langsung dari Presiden. Meski tampilannya mirip, ia menegaskan spesifikasi Maung Garuda untuk menteri berbeda dari yang digunakan Presiden dan Wakil Presiden.
“Itu kan bagian dari proyek mobil yang sudah dibangun bersama sesuai dengan perintah presiden. Jadi kita memang akan lakukan secara serentak nanti. Menteri-menteri akan mendapatkan bagian dari mau berwarna putih gitu ya,” ujarnya.
Secara terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengkonfirmasi bahwa penggunaan Maung MV3 Garuda Limousine telah dimulai.
Ia mengaku baru mulai menggunakan kendaraan dinas tersebut bersama sejumlah menteri koordinator dan kepala lembaga lainnya.
Airlangga menjelaskan, penggunaan Maung Garuda merupakan fasilitas resmi yang disediakan negara.
Pengadaannya sudah dilakukan tahun ini, namun proses pengiriman masih dilakukan secara bertahap karena keterbatasan pasokan unit yang siap distribusi. Untuk tahap awal, armada tersebut diprioritaskan bagi para menko dan kepala lembaga.
"18 (unit) kalau tidak salah," ujar dia.
