Konten dari Pengguna

Dokter Hewan Klaten Audiensi dengan Bupati Hamenang, Cegah Penyakit Rabies

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Abdurrahman Hanif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jajaran Pengurus PDHI Korwil Klaten berfoto bersama Bupati Klaten (Sumber : Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Jajaran Pengurus PDHI Korwil Klaten berfoto bersama Bupati Klaten (Sumber : Pribadi)

KLATEN – Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Korwil Klaten mengadakan audiensi dengan Bupati Klaten, Hamenang, pada Rabu (2/9/2026). Pertemuan yang berlangsung dari pukul 11.45 hingga 13.00 WIB ini membahas langkah strategis dan sinergi antara dokter hewan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat.

Ketua PDHI Korwil Klaten, drh Ely Susanti, M.Sc. (Sumber: Humas Pemkab Klaten)
zoom-in-whitePerbesar
Ketua PDHI Korwil Klaten, drh Ely Susanti, M.Sc. (Sumber: Humas Pemkab Klaten)

Hadir dalam audiensi tersebut Ketua PDHI Korwil Klaten, drh. Ely Susanti, didampingi oleh Sekretaris drh. Sri Budi Utami, Bendahara drh. Ratna Sari, beserta jajaran pengurus harian yang terdiri dari drh. Yemima, Drh. Abdurrahman Hanif, drh. Ical, drh. Dewi, dan drh. Hanif Farchani.

Didampingi jajaran Pemerintah Kab. Klaten, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Drs. Much Nasir, M.M serta Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Anggit Budiarto, M.MR.

Bupati Kab. Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom sedang menerima perwakilan pengurus PDHI Korwil Klaten (Sumber : Humas Pemkab Klaten)

Peran Dokter Hewan dalam mencegah penyakit zoonosis

Dalam perbincangan hangat tersebut, drh. Ely Susanti memaparkan peran dan sumbangsih dokter hewan di Klaten sebagai mitra utama Pemkab. Fokus utama yang dibahas adalah penanganan wabah penyakit hewan yang dapat menular ke manusia (zoonosis) seperti Rabies, Antraks, dan Leptospirosis, serta Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak.

Selain mitigasi wabah, PDHI Klaten juga mempresentasikan program-program unggulan mereka, antara lain:

  1. Program Steril Gratis: Ditujukan untuk mengendalikan overpopulasi kucing dan anjing liar agar tidak membeludak dan menjadi hama di lingkungan masyarakat.

  2. Pengawasan Peredaran Daging Anjing: PDHI menekankan pentingnya peran Pemkab untuk memperketat lalu lintas peredaran daging anjing untuk konsumsi di wilayah Klaten, mengingat praktik ini memiliki risiko tinggi terhadap penularan zoonosis mematikan.

  3. Peringatan World Rabies Day (WRD) 2026: PDHI akan menggelar agenda Vaksinasi Rabies Gratis dengan kuota sebanyak 300 dosis untuk hewan peliharaan warga Klaten.

Perwakilan pengurus PDHI Korwil Klaten sedang berdiskusi ringan dengan Bupati Klaten (Sumber : Humas Pemkab Klaten)

Di akhir pertemuan, pengurus PDHI Korwil Klaten secara resmi mengundang Bupati Hamenang untuk hadir sekaligus membuka puncak acara peringatan World Rabies Day yang akan diselenggarakan pada hari Minggu, 27 September 2026 bertempat di Klaten Town Square.

Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara PDHI dan Pemkab Klaten semakin kuat guna mewujudkan Klaten yang bebas dari ancaman zoonosis, serta meningkatkan kesejahteraan hewan dan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.