Polisi Periksa 8 Saksi di Kasus Warga Boyolali Tewas usai Makan Sate 'Misterius'
·waktu baca 3 menit

Polres Boyolali memeriksa delapan orang saksi terkait kasus meninggalnya Aminah (56) warga Dukuh/Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, yang meninggal usai makan sate "misterius".
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan pihaknya telah menerima laporan kasus tersebut pada 25 Mei 2026. Pelapor adalah anak dari almarhumah.
Saat ini, pihaknya tengah mendalami adanya penemuan bangkai ayam dan sate di lokasi. Bangkai ayam itu sudah dibawa oleh Biddokes Polri untuk diperiksa.
“Kita lihat hasil Biddokkes Polda Jateng. Semua keluarga kita periksa sebagai saksi. Kecurigaan kita tampung tapi tidak bisa membuat kesimpulan tanpa ada dengan bukti yang sudah ada. Total 8 saksi diperiksa,” ujar Indra, Selasa (2/6).
Makam Aminah sudah diekshumasi pada 30 Mei lalu. Indra mengatakan, sampai saat ini hasil ekshumasi dan autopsi belum dikirim ke Polres Boyolali.
"Setelah dapat hasil nanti, kita akan tahu penyebab indikasi lain dari penyebab meninggalnya korban,” tegasnya.
“Kami masih menunggu hasil Biddokkes Polda Jawa Tengah,” tambah dia.
Dia menjelaskan, saat ditemukan, korban telentang di kursi. Korban ditemukan oleh anak perempuannya yang datang ke rumah namun tidak dibukakan pintu saat pintu diketuk-ketuk.
Anak perempuan korban memang biasa datang ke rumah pagi hari untuk menitipkan anak karena dia harus bekerja. Di rumah itu, korban tinggal sendiri, suami korban sudah meninggal. Sedangnya anak-anaknya sudah menikah semua dan tinggal di rumah masing-masing.
“Anak korban minta tolong tetangga dan mendobrak pintu rumah. Korban langsung dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal sebelum dibawa ke rumah sakit,” katanya.
“Keterangan saksi tidak menemukan tanda-tanda lain (penganiayaan). Kita dapat laporan itu keadaan lokasi kejadian sudah bersih, karena jeda waktu kejadian dan pelaporan ke polisi,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Kepolisian membongkar makam Aminah (56) karena dugaan meninggal tidak wajar.
Aminah yang merupakan warga Desa Sindon, Dukuh Jantir, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, meninggal dunia setelah memakan sate yang dikirimkan oleh orang yang masih misterius identitasnya.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto membenarkan informasi ini. Ia mengatakan makam Aminah dibongkar atau diekshumasi oleh Biddokkes Polda Jawa Tengah bersama tim DVI Identifikasi Polda Jateng pada Sabtu (30/5).
"TKP awal itu kejadiannya pada tanggal 19 Mei dan baru dilaporkan oleh keluarga pada 25 Mei, lalu dilakukan ekshumasi," ujar Artanto, Senin (1/6).
Ia menjelaskan, ekshumasi dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan atas dugaan meninggal dunia secara tidak wajar berdasarkan aduan masyarakat.
"Kita masih menunggu hasil autopsi dan hasil toksikologi untuk mengungkap pasti penyebab kematian korban," jelas dia.
Terkait dugaan tindak pidana atau adanya racun yang diduga berada di sate ayam yang sebelumnya dimakan korban, Artanto menyebut hal itu juga masih didalami.
"Tentunya hal tersebut harus didalami oleh penyidik. Dan penyidik punya tanggung jawab untuk mensinkronkan lini masa dan kronologi," kata Artanto.
