Konten dari Pengguna

Amabie, Mahluk Gaib Penangkal COVID-19 di Jepang

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Amabie sebagai penangkal COVID-19 | Commons Wikimedia
zoom-in-whitePerbesar
Amabie sebagai penangkal COVID-19 | Commons Wikimedia

Di Jepang, semenjak pemerintah menyatakan keadaan darurat, penduduk telah bereaksi terhadap pandemi Covid-19 dengan cara yang ganjil. Mereka membagikan gambar mahluk mistis, yang berwujud seperti putri duyung, demi menangkal penyakit.

Mahluk ini bernama Amabie, yang sebetulnya telah dilupakan selama beberapa generasi. Sebagai yokai (istilah untuk mahluk gaib di Jepang), Amabie membawa keberuntungan dan telah populer melalui cerita rakyat Jepang sejak dokumentasi pertama pada tahun 1846-an.

kumparan post embed

Konon, di Provinsi Higo pada masa lalu (Prefektur Kumamoto pada masa sekarang), ada seorang pejabat pemerintah yang penasaran akan cahaya hijau misterius di permukaan laut. Dia mendekatkan diri, dan ketika berada di pusaran cahaya, muncullah makhluk hijau bercahaya yang bersisik ikan, berambut panjang, berkaki tiga seperti sirip, dan berparuh.

Mahluk itu memperkenalkan dirinya sebagai Amabie, kepada pria itu, dan meramalkan dua hal: panen berlimpah akan memberkati Jepang selama enam tahun dan pandemi akan menghancurkannya. Sebagai solusi baik, pi pria diminta untuk menggambar wujud Amabie dan menyebarluaskannya kepada khalayak agar terhindar dari pandemi.

Tak lama kemudian, cerita pertemuan seorang pejabat pemerintah dan Amabie segera terbit di surat kabar lokal. Lalu disebarkan beserta gambar Amabie. Dari momen inilah citra Amabie mulai dikenal dan lekas diketahui oleh seluruh penduduk Jepang.

Selebaran Amabie pada Periode Edo | Commons Wikimedia

"Amabie dapat dilihat sebagai meme pada Periode Edo (1603-1868)," ucap Victoria Rahbar, mahasiswa pascasarjana di Pusat Studi Asia Timur, Universitas Stanford. "Amabie menyuruh publik untuk menggambar (dirinya), dan kemudian menjadikan gambar itu viral demi mencegah wabah."

Kendati cukup terkenal pada masa lampau, Amabie nyaris terlupakan selama 174 tahun terakhir. Bagaimana pun, ketika coronavirus menyebar ke seluruh Jepang, citra Amabie mulai muncul kembali pada saat ini. Banyak warga Jepang yang mengunggah gambarnya di media sosial, berbagi lewat pesan instan, dan membawa harapan positif bahwa mereka yang menyebarluaskan gambarnya akan membantu mengakhiri pandemi COVID-19.

Sumber:

  • Meet Amabie: the pandemic-defeating monster bringing hope to Japan | The Guardian

  • Amabie: The Japanese Monster Going Viral | BBC

kumparan post embed
kumparan post embed