Blinky, Kadal Bertanduk yang Tidur Selama 31 Tahun

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada tahun 1897, ada seorang anak lelaki berusia empat tahun bernama Will Wood, menangkap seekor kadal bertanduk yang diberi nama Blinky. Ia pun dengan sengaja menaruh Blinky di dalam sebuah balok marmer dan menyembunyikannya di sekitar gedung pengadilan yang baru dibangun di Eastland, Texas, Amerika Serikat, karena ingin menguji teori ayahnya yang menyatakan bahwa seekor kadal bertanduk dapat berhibernasi selama seratus tahun.
Waktu berlalu ... dan pada tahun 1928, tepat 31 tahun setelah gedung pengadilan tersebut didirikan, orang-orang yang bekerja untuk merenovasi konstruksi dengan tidak sengaja menemukan Blinky. Saat itu, Blinky sudah tertutupi oleh debu, berada di samping alkitab dan dokumen-dokumen pengadilan, dan awalnya dianggap sudah mati, karena tidak menunjukkan adanya pergerakkan, Namun, tak lama kemudian dia mulai menggerakkan tubuhnya, memberitahu bahwa dia masih hidup.
Peristiwa fantastis itu sukar dipercaya, mungkin hampir dari kita semua berpikir bahwa tidak mungkin seekor hewan dapat bertahan hidup selama lebih dari 30 tahun, tanpa makanan, air, dan udara. Berkat rekornya ini, Blinky pun mendapatkan julukan baru "Old Rip", merujuk pada sosok fiktif Rip Van Winkle yang pernah kecolongan tidur siang selama 20 tahun.
Dalam keadaan normal, kadal bertanduk merupakan hewan yang biasanya berhibernasi selama musim dingin, dengan harapan hidup selama lima hingga delapan tahun saja.
Sumber:
The strange tale of Old Rip, the horned toad on display in a Texas courthouse | dallasnews.com
The Most Famous Horned Toad in Texas | ripleys.com
