Bolton Strid, Sungai Kecil yang Indah dan Mematikan

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: amusingplanet.com
Ada sebuah cerita di balik pendirian Bolton Priory, Inggris, tentang duka mendalam Lady Alice de Romilly yang kehilangan putra tercintanya pada tahun 1154. Kala itu, William de Romilly berusaha melompati Bolton Strid, yang lebarnya cuma selangkah kaki, namun terpeleset dan meninggal tersedot arus.
William hanya salah satu korban dari Bolton Strid yang jika dilihat di permukaan tampak begitu sederhana. Bebatuan di pinggir sungai berdekatan satu sama lain, sehingga membuat banyak pengunjung sangat percaya diri dapat melompat melewatinya.
Tetapi di bawah permukaan air itu ada jurang-jurang yang dalam dengan arus kuat. Sanggup menarik siapa saja yang jatuh ke dalamnya hingga mati. Orang-orang percaya, tidak ada seorang pun yang dapat keluar hidup-hidup saat jatuh ke Bolton Strid, bahkan tubuh mereka tidak pernah ditemukan.
Pengunjung harus berjalan ke hulu untuk memahami bagaimana Bolton Strid bisa menjadi berbahaya, air itu ternyata merupakan penyempitan dari Sungai Wharfe.
Membentang melalui Yorkshire, Sungai Wharfe selebar sembilan meter dipaksa melewati celah bebatuan sempit ketika mengalir ke daerah Bolton Abbey. Maka terbentuklah Bolton Strid, yang lebarnya 1,8 meter namun memiliki kecepatan arus dan kedalaman luar biasa.
Di bawah Bolton Strid tersembunyi jaringan gua-gua yang menampung sisa kelebihan air dari Sungai Wharfe.
