Konten dari Pengguna

Sifat Unik Tanaman dalam Berkembang Biak

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: tomat yang mengalami vivipar
zoom-in-whitePerbesar
Foto: tomat yang mengalami vivipar

Pernahkah anda melihat ada kecambah yang tumbuh di sebuah buah tanpa ditanam di tanah atau media lain? itu adalah vivipar, salah satu cara makhluk hidup untuk berkembang biak, termasuk tanaman.

Beberapa tumbuhan memiliki sifat vivipar dalam berkembang biak, yaitu kondisi di mana embrio tanaman berupa kecambah tumbuh dari benih dan keluar dari buah. Beberapa tumbuhan yang berkembang biak secara vivipar di antaranya tomat, paprika, pir, dan jeruk.

Istilah vivipar berasal dari Bahasa Latin yang bisa diartikan sebagai "kelahiran kehidupan. Fenomena vivipar mirip dengan kelahiran prematur karena benih tanaman mulai berkecambah sebelum waktunya atau sebelum terlepas dari buahnya.

Lantas, bagaimana proses hingga benih bisa tumbuh saat masih menempel di buah induknya?

Baca juga: Vivipary, Kelahiran Prematur dari Biji Buah

Buah-buahan memiliki semacam hormon yang bisa mencegah benih tumbuh menjadi kecambah. Hormon tersebut dibutuhkan untuk membuat buah bisa matang dan jatuh ke tanah. Dengan terjatuh di tanah, tanaman baru pun berada di tempat yang bagus untuk tumbuh ketimbang saat masih tergantung di tanaman induknya.

Saat buah mati atau bijinya dipisahkan, biji menjadi tidak lagi terkena hormon tersebut hingga bisa tumbuh dan berkecambah. Namun, jika tanaman diletakkan di lingkungan yang hangat basah, hormon tersebut juga bisa tidak bekerja, kecambah pun tetap tumbuh.

Buah yang benihnya tumbuh secara vivipar mungkin tampak kurang sedap untuk dipandang dan dikonsumsi. Namun, sebenarnya proses pertumbuhan tersebut tidak benar-benar berpengaruh terhadap kualitas buah sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

Buah yang ditumbuhi kecambah dapat dimakan dengan aman dengan menghilangkan kecambahnya terlebih dahulu. Buah tersebut juga bisa ditanam untuk menjadi tumbuhan baru yang menghasilkan buah.

Sumber: britannica.com | gardeningknowhow.com | amusingplanet.com