Konten dari Pengguna

Wojtek, Beruang yang Ikut Berperang

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wojtek, Beruang yang Ikut Berperang
zoom-in-whitePerbesar

Di West Princes Street Gardens, berdiri patung patung prajurit Polandia bersama seekor beruang. Monumen tersebut dibentuk sebagai peringatan dan apresiasi kepada Wojtek, seekor beruang yang telah menjalani kehidupan luar biasa sebagai prajurit.

Bercerita tentang dia, akan membawa kita kembali ke tahun 1942 ketika sekelompok tentara dari Korps II Polandia dan pengungsi sipil dievakuasi dari Uni Soviet. Mereka sedang menuju Teheran, Iran.

Saat singgah di Kota Hamadan, rombongan tersebut bertemu seorang anak muda Iran dengan seekor anak beruang yatim piatu. Letnan Anatol Tarnowiecki segera membeli beruang itu yang kemudian dibawa untuk tinggal di kamp pengungsi di Teheran.

Beberapa bulan berselang, tepatnya Agustus 1942, si beruang tanpa orangtua itu diberikan kepada 22nd Artillery Supply Company; dari situlah dia mendapat nama Wojtek dan petualangannya pun dimulai.

Wojtek yang sudah terbiasa hidup berdampingan bersama manusia menjadi sumber hiburan para tentara, dia ramah dan mudah diajak bermain. Dia juga akan memberikan salam hormat ketika disambut prajurit.

Mulanya, dia cukup diberi susu kental, buah-buahan, selai, madu, dan sirup, untuk makan. Tapi, seiring pertumbuhannya dan bertambanya usia, Wojtek jadi agak nakal: dia mulai gemar merokok dan minum bir.

Pada 1943, Wojtek resmi diangkat sebagai prajurit ketika dia kembali dibawa oleh Korps II Polandia. Direkrut untuk berperang bersama Angkatan Darat Inggris selama kampanye milter di Italia, Wojtek bertugas membawa peti-peti berisi amunisi kepada para prajurit.

Usai pertempuran di Monte Cassino itu, Wojtek dipromosikan sebagai kopral. Kemudian, setelah Perang Dunia ke-2 berakhir dan 22nd Artillery Supply Company dipindahkan ke Berwickshire, perbatasan Skotlandia, Wojtek pula ikut bersama mereka.

Dia pensiun dari tugas militernya dan pada tahun 1947 diangkat sebagai anggota kehormatan Asosiasi Skotlandia-Polandia. Lantas, diberikan kepada pengelola Kebun Binatang Edinburgh.

Di tempat yang disebutkan terakhir itulah, Wojtek menghabiskan sisa hidupnya. Dia binatang yang paling disukai pengunjung, paling sering diundang tayang di acara televisi.

Hingga akhirnya tahun 1963, Wojtek meninggal dunia di usia 21 tahun. Dikenang sebagai beruang dari Iran, yang dibanggakan penduduk Skotlandia dan prajurit Polandia.