News
·
16 September 2020 18:26

11 Pasien COVID-19 di Aceh Meninggal dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
11 Pasien COVID-19 di Aceh Meninggal dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi (141072)
Membawa peti jenazah pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Aceh untuk dimakamkan, Rabu (17/6). Foto: Suparta/acehkini
Aceh catatkan rekor angka kematian tertinggi dalam sehari akibat virus corona selama pandemi. Melansir data situs resmi Dinas Kesehatan Aceh, Rabu (16/9), tercatat ada 11 pasien meninggal dunia dalam 24 jam terakhir sejak Selasa (15/9).
ADVERTISEMENT
Penambahan tersebut membuat total jumlah pasien meninggal dunia akibat COVID-19 di Aceh meningkat menjadi 115 orang.
Jumlah kematian dalam sehari ini tertinggi sejak kasus COVID-19 pertama diumumkan di Aceh pada 26 Maret lalu. Sebelumnya, penambahan tertinggi pasien meninggal dunia akibat virus corona di Serambi Makkah tercatat sebanyak 8 orang dalam 24 jam.
Angka harian 8 pasien yang meninggal dunia di Aceh setelah terpapar virus corona telah terjadi dua kali berturut-turut. Masing-masingnya pada 28 Agustus dan 29 Agustus 2020.
Mengutip data terbaru yang dirilis situs Dinkes Aceh pada pukul 16.46 WIB, 11 orang yang meninggal pada hari ini dilaporkan sebanyak 7 di antaranya warga Kota Banda Aceh, dan empat orang warga Aceh Besar.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, secara akumulatif jumlah kasus positif COVID-19 di Aceh hingga Rabu (16/9) telah mencapai angka 3.126 kasus, alias meningkat 95 dari hari sebelumnya.
Kemudian, hari ini juga dilaporkan ada penambahan pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 76 orang, setelah 12 hari nihil. Dengan demikian, jumlah pasien sembuh menjadi 776 orang.
Saat ini, total kasus positif COVID-19 mencapai 3.126 orang. Dengan rincian: 776 orang sembuh, 115 meninggal, dan sisa sebanyak 2.235 dalam perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan dan juga isolasi mandiri.
Berikut data COVID-19 di Aceh pada Rabu, 16 September 2020.
11 Pasien COVID-19 di Aceh Meninggal dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi (141073)
Update bersumber Dinas Kesehatan Aceh