Konten Media Partner

3 Pelaku Penembakan Dantim BAIS TNI di Aceh Ditangkap, Motifnya Perampokan

ACEHKINIverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabid Humas Polda Aceh menunjukan foto pelaku penembakan Dantim BAIS TNI di Pidie, Aceh, yang telah ditangkap pada Minggu (31/10). Foto: Dok. Polda Aceh
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Aceh menunjukan foto pelaku penembakan Dantim BAIS TNI di Pidie, Aceh, yang telah ditangkap pada Minggu (31/10). Foto: Dok. Polda Aceh

Tim gabungan TNI-Polri di Aceh menangkap tiga orang terkait penembakan Komandan Tim Badan Intelijen Strategis (Dantim BAIS) TNI yang terjadi di Kabupaten Pidie. Penangkapan ketiga terduga pelaku tersebut dilakukan pada Minggu (31/10) dipimpin langsung oleh Kapolres Pidie AKBP Padli yang ikut di-backup oleh Polisi Militer serta personel Polda Aceh.

Hal tersebut disampaikan secara resmi oleh Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Minggu (31/10) siang.

"Pelaku yang ditangkap adalah D, F, dan M. Pelaku M kenal dan mengetahui keseharian korban. Motif penembakan ini adalah perampokan," ujar Winardy.

Ia menjelaskan, pelaku yang ditangkap berisial D (43) bekerja sebagai petani dan berperan sebagai penyedia senjata. Sedangkan F (42) berprofesi tukang cukur sebagai eksekutor, dan M (41) bekerja sebagai wiraswasta sebagai perencana pertemuan dan kenal dengan korban.

Kabid Humas Polda Aceh menunjukan foto pelaku penembakan Dantim BAIS TNI di Pidie, Aceh, yang telah ditangkap pada Minggu (31/10). Foto: Dok. Polda Aceh

Winardy mengatakan, dalam peristiwa penembaan anggota TNI tersebut, puluhan juta uang milik kobrna turut diambil oleh pelaku.

"Pelaku M pertamanya mengajak ketemu korban di TKP (tempat kejadian perkara). Namun di TKP ada dua pelaku lain yang menunggu dan melakukan perampokan," jelasnya.

Ia menyebut, perampokan tersebut telah direncanakan oleh ketiga pelaku sehari sebelum eksekusi di Kebun Cabe milik pelaku berinisial D.

"Saat ini pelaku diamankan di Polres Pidie untuk dilakukan pendalaman. Masyarakat diharap tenang dan jangan terprovokasi karena kejadian ini," kata Winardy.

kumparan post embed

Sebelumnya, Dantim BAIS TNI yang baru bertugas di Kabupaten Pidie, Kapten Abd Majid (52 tahun) meninggal dunia setelah ditembak oleh orang tak dikenal (OTK).

Kapten Abd Majid ditembak di Jalan Lhok Krincong Gampong Lhok Panah Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (28/10) sekitar pukul 17.15 WIB.

Jenazah korban telah dimakamkan di kampung halamannya di Gampong Beurawe, Banda Aceh, Jumat (29/10). Prosesi pemakaman berlangsung secara militer di pemakaman keluarga.

kumparan post embed