33 Pasien COVID-19 Gejala Berat dan Sedang di Aceh Masih Jalani Perawatan
·waktu baca 2 menit

Pasien Corona di Aceh tersisa hanya 202 orang sesuai data update terbaru per 25 Oktober 2021. Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 pasien menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan COVID-19, karena menunjukkan gejalan berat dan sedang, selebihnya menjalani isolasi di rumah.
“Masih ada pasien dengan gejala berat dan sedang yang dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU),” kata Saifullah Abdulgani alias SAG, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Selasa (26/10/2021).
Menurut SAG, ada 6 pasien Corona yang menunjukkan gejala serius atau berat, masing-masing dirawat di ICU Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh (3 orang), Rumah Sakit Tk IV Iskandar Muda Lhokseumawe (2 orang) dan ICU RSUD Kota Langsa (1 orang).
Sedangkan pasien yang menunjukkan gejala sedang sebanyak 27 orang. Mereka menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan di Aceh. Selanjutnya, terdapat 169 pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri.
“Pasien Corona yang isolasi mandiri hendaknya dapat menjalani perawatannya sesuai protokol isolasi untuk mencegah transmisi virus corona dalam keluarganya atau menginfeksi para jiran terdekatnya,” anjur SAG.
Update Corona Aceh
Saifullah Abdulgani juga melaporkan kasus positif COVID-19 harian, terjadi penambahan sebanyak 6 orang, pasien sembuh 9 orang, dan 1 orang lainnya meninggal dunia.
Dengan sejumlah penambahan tersebut, total kasus COVID-19 di Aceh tercatat 38.292 orang. Pasien yang sedang dirawat tersisa 202 orang, para penyintas 36.045 orang, dan kasus meninggal dunia 2.045 orang.
Sementara data kumulatif kasus probable, yakni sebanyak 892 orang, meliputi 809 orang selesai isolasi, tidak ada lagi yang isolasi di rumah sakit, dan 83 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni pasien yang secara klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai COVID-19 dan dalam proses pemeriksaan swab-nya. []
