Konten Media Partner

45 Warga Bener Meriah, Aceh, Diuji Swab Usai Kontak dengan Santri Positif COVID

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Uji rapid test untuk pengunjung warung di Banda Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Uji rapid test untuk pengunjung warung di Banda Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Sebanyak 45 warga di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menjalani pemeriksaan swab (uji usap dahak) pada Kamis (7/5), karena pernah kontak langsung dengan BD (23 tahun) santri yang dinyatakan positif COVID-19 setelah pulang dari Magetan, Jawa Timur. Uji swab dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran lokal virus yang bermula dari Wuhan, China itu.

Wakil Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bener Meriah, Wahidi, mengatakan dari 45 orang tersebut, 14 orang di antaranya adalah santri yang baru pulang dari Magetan. “Sementara 31 orang lainnya warga yang diduga pernah kontak langsung dengan BN,” katanya kepada acehkini, Kamis (7/5/2020).

kumparan post embed

Menurut Wahidi, sebelum diuji swab, 45 orang tersebut pada Rabu (6/5) kemarin juga telah diperiksa menggunakan rapid test atau tes cepat. "Hasil rapid test semuanya non-reaktif atau negatif," ujarnya.

Wahidi mengimbau warga Bener Meriah agar tetap tenang sembari menunggu hasil swab keluar. Menurutnya paramedis mengambil tindakan jika hasilnya ada yang positif. "Peluang sembuhnya sangat tinggi, sejauh mengikuti arahan petugas kesehatan," katanya.

Dia meminta warga Bener Meriah agar tidak bersikap berlebihan terhadap warga yang ODP, PDP, hingga pasien positif, karena virus corona bukan aib. "Ini penyakit biasa yang semua orang bisa mengalaminya, beri motivasi untuk kesembuhan orang-orang ini (terjangkit corona)," ujar Wahidi.

Sebelumnya, BD (23) dinyatakan terjangkit virus Corona berdasarkan hasil swab yang dikeluarkan Balai Litbangkes Aceh pada Senin (4/5) malam. Saat ini ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. []