Konten Media Partner

95 Persen Pasien COVID-19 di Aceh Berstatus OTG

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu pasien COVID-19 di Aceh yang telah dinyatakan sembuh. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu pasien COVID-19 di Aceh yang telah dinyatakan sembuh. Foto: Suparta/acehkini

Jumlah pasien COVID-19 di Aceh yang masih menjalani perawatan maupun isolasi mandiri saat ini sebanyak 1.470 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 95,2 persen tercatat sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Hanya 71 orang atau 4,8 persen yang harus menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Saifullah Abdulgani alias SAG, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh, dalam keterangannya Jumat (11/9/2020).

Menurutnya, pasien-pasien yang sedang dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 masing-masing di Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh sebanyak 37 orang, RSUD Meuraxa Banda Aceh sebanyak 33 orang, dan di RSUD Aceh Tamiang sebanyak 1 orang.

“Lainnya sebanyak 1.399 pasien COVID-19 (aktif) merupakan OTG yang diisoalasi di tempat khusus atau melakukan isolasi mandiri,” katanya.

kumparan post embed

SAG menjelaskan, OTG harus menjalankan isolasi mandiri sejak dilakukan pengambilan swab-nya hingga diperoleh hasil pemeriksaan laboratorium selanjutnya. Bila hasilnya negatif dapat beraktivitas kembali secara produktif. “Sedangkan bagi yang konfirmasi positif terinfeksi virus corona wajib melanjutkan isolasi diri hingga mencapai waktu 14 hari,” kata SAG.

Ia juga mewanti-wanti masyarakat pada umumnya agar disiplin dan konsisten menjalankan protokol kesehatan karena ada banyak OTG di lingkungan sekitar. Mereka tidak menyadari telah terinfeksi dan berpotensi menularkan virus corona kepada orang lain. Karena itu dianjurkan jaga jarak dengan setiap orang dan memakai masker setiap keluar dari rumah.

kumparan post embed

Sampai saat ini, jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Aceh tercatat sebanyak 2.257 orang. Rinciannya, 1.470 orang dalam perawatan rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri, 700 orang telah dinyatakan sembuh, dan 87 orang meninggal dunia. []