Konten Media Partner

Baitul Mal Aceh Bantu Keluarga Nabila Anak Idap Gizi Buruk

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perwakilan Baitul Mal Aceh saat menjenguk keluarga Nabila pasien anak yang mengidap gizi buruk di rumah singgah. Foto: Dok. BMA
zoom-in-whitePerbesar
Perwakilan Baitul Mal Aceh saat menjenguk keluarga Nabila pasien anak yang mengidap gizi buruk di rumah singgah. Foto: Dok. BMA

Baitul Mal Aceh membantu keluarga pasien anak yang mengidap gizi buruk, Nabila Aziyati, dari Kabupaten Simeulue. Bantuan tersebut dikirim langsung ke rekening orang tuanya yang merupakan keluarga miskin.

Seperti diberitakan acehkini pada Senin (1/7), Nabila sejak beberapa hari lalu dirujuk ke Rumah Sakit Zainal Abidin, Banda Aceh dari Kabupaten Simeulue. Namun orang tuanya tidak memiliki biaya untuk kebutuhan hidup selama pengobatannya di Banda Aceh.Sedangkan biaya untuk pengobatan Nabila sendiri sudah ditanggung BPJS

Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Muhammad Iswanto, menyampaikan begitu mendapatkan laporan dan sesuai arahan dari Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dirinya bersama Kepala Bidang Pengawasan Baitul Mal Aceh Jusma Eri sebagai perpanjang tangan Pemerintah Aceh langsung menjumpai keluarga pasien yang saat ini ditampung di rumah singgah Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh di kawasan Lampriet, Banda Aceh.

“Sebelum dibantu, sudah menjadi syarat di Baitul Mal Aceh yaitu memverifikasi terlebih dahulu. Alhamdulillah sudah kita pastikan keluarga Nabila memang layak dibantu,” kata Iswanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/7).

Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Muhammad Iswanto, saat berkunjung ke rumah singgah untuk melihat langsung Nabila anak yang mengidap gizi buruk dari Kebupaten Simeulue. Foto: Dok. BMA

Ia menyebutkan, bantuan yang diberikan berupa uang tunai yang ditransfer langsung ke rekening ibu Nabila sebesar Rp2 juta. Bantuan tersebut bersumber dari zakat senif gharimin. Bantuan insidentil itu diperuntukkan bagi pendamping orang sakit dari kabupaten/kota yang tergolong keluarga miskin.

“Dengan adanya bantuan tersebut dapat membantu meringankan biaya hidup untuk masyarakat kurang mampu dan meringankan biaya hidup bagi penderita/keluarga penderita sakit kronis yang menjalani pengobatan dalam jangka waktu yang lama,” ujarnya.

Iswanto juga sangat berterima kasih kepada muzaki yang telah mempercayai zakatnya dikelola Baitul Mal Aceh, yang berkomitmen akan menyalurkan amanah umat tersebut tepat sasaran dan kepada yang benar-benar berhak menerimanya.

“Semoga pendapatan zakat kita terus meningkat sehingga dapat membantu orang-orang yang seharusnya dibantu lebih banyak lagi,” tuturnya.

embed from external kumparan

Reporter: Habil