Konten Media Partner

Banda Aceh Kini Nihil Positif COVID-19, Warga Diminta Tetap Waspada

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
AJ (baju hitam) warga Kota Banda Aceh yang dinyatakan telah sembuh dari COVID-19 dan diantar pulang ke rumahnya dari RSUDZA. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
AJ (baju hitam) warga Kota Banda Aceh yang dinyatakan telah sembuh dari COVID-19 dan diantar pulang ke rumahnya dari RSUDZA. Foto: Suparta/acehkini

Usai satu pasien positif virus Corona atau COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dinyatakan sembuh pada Minggu (12/4), kini sudah tidak ada lagi kasus positif di Aceh, khususnya di Kota Banda Aceh.

Pasien terakhir yang dinyatakan sembuh seiring hasil pemeriksaan swab terbaru ketiganya dinyatakan atau terkonfirmasi negatif COVID-19, kemudian diantar pulang ke rumahnya pada Senin (13/4) kemarin. Pasien yang diperbolehkan pulang dari RSUDZA itu yakni seorang warga asal Kota Banda Aceh yang berinisial AJ (60 tahun).

Sebelumnya, pasien positif COVID-19 di Aceh berjumlah lima orang. Tiga orang dinyatakan sembuh pada Minggu (5/4) lalu, sebelum AJ. Dua di antaranya asal Aceh Besar dan satu lagi merupakan istri AJ yang berinisial IF (60 tahun). Sementara satu pasien positif lainnya dinyatakan meninggal dunia saat masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan atau PDP.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, saat mencuci tangan di westafel postabel yang dipasang PDAM Tirta Daroy. Foto: Humas Banda Aceh

Meski saat ini di Kota Banda Aceh sudah nihil pasien positif COVID-19, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengingatkan warga agar tidak merasa puas dulu dengan hasil tersebut. "Sampai pemerintah pusat belum mengeluarkan instruksi berakhirnya COVID-19 ini, saya minta masyarakat harus tetap waspada," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4).

Aminullah menyebut dirinya tidak pernah bosan untuk terus mengingatkan masyarakat agar tetap melaksanakan protokol pencegahan penularan virus Corona.

"Di rumah saja jika tidak ada hal yang penting. Ketika bepergian keluar dari rumah tetap mengenakan masker, mencuci tangan usai beraktivitas, menjaga jarak ketika berinteraksi satu-sama lain," kata dia.

kumparan post embed

"Untuk stabilitas daya tahan tubuh, perbanyak konsumsi buah dan makanan tinggi protein, istirahat yang teratur dan jagalah kebersihan lingkungan," sambung Aminullah.

Di samping itu semua, Aminullah juga mengajak masyarakat agar terus berdoa, meminta supaya wabah penyakit ini kunjung usai dan semua bisa kembali normal menjelang Ramadan.

“Saat corona masih booming di seluruh penjuru dunia, kita bersyukur Allah telah menjauhkan bumi Aceh dari penyakit ini. Namun, ini semua tetap butuh kewaspadaan, tidak lalai dan mawas diri dalam hal ini," ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Banda Aceh hingga Selasa (14/4), angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Banda Aceh berjumlah 539 orang. Dari total 539, sebanyak 457 orang telah selesai pemantauan. Sedangkan 82 lainnya masih menjalani proses pemantauan.