Konten Media Partner

Bara JP Aceh Harap Jalan Tol Selesai Semua Sebelum Jokowi Habis Masa Jabatan

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi saat meresmikan tol pertama di Aceh seksi 4 yang menghubungkan Indrapuri-Blang Bintang, Selasa (25/8). Foto: Laily Rachev/BPMI Setpres
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi saat meresmikan tol pertama di Aceh seksi 4 yang menghubungkan Indrapuri-Blang Bintang, Selasa (25/8). Foto: Laily Rachev/BPMI Setpres

Kedatangan Presiden Indonesia, Joko Widodo ke Aceh pada Selasa (25/8) kemarin, untuk meresmikan beroperasinya salah satu ruas jalan Tol Aceh (ruas Indrapuri-Blang Bintang) menjadi ukuran keseriusan Pemerintah Pusat untuk Aceh.

Ruas Indrapuri-Blang Bintang atau di seksi 4 tersebut, bagian dari jalan tol yang menghubungkan Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) sepanjang 74 kilometer.

“Ini merupakan komitmen Pak Jokowi waktu berkunjung ke Aceh sebelumnya, menargetkan ruas jalan tol ini dapat beroperasi segera. Komitmen ini perlu diberi apresiasi oleh Pemerintah Aceh dan masyarakat,” kata Dr M Adli Abdullah, Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Aceh, Rabu (25/8/2020).

Adli menaruh harapan besar agar Tol Aceh yang menghubungkan Banda Aceh sampai ke Binjai (Sumetera Utara), dapat rampung seluruhnya pada tahun 2024. Demikian juga Tol Trans Sumatera di provinsi lainnya, sehingga terhubung sampai ke Lampung.

Kata Ketua Bara JP Aceh, Perjuangan percepatan enam ruas jalan tol yang berada di Aceh dalam Proyek Stategis Nasional (PSN) telah dilakukan pada masa Gubernur Zaini Abdullah dengan melobi Presiden Joko Widodo, agar pembangunan Tol Sumatra di Aceh dipercepat. Presiden kemudian merevisi Perpres Nomor 100 Tahun 2014 dengan Perpres Nomor 117 Tahun 2015, dengan memasukkan Tol Binjai-Langsa, Langsa-Lhokseumawe, Lhokseumawe-Sigli dan Sigli-Banda Aceh.

“Peresmian mulai beroperasinya salah satu ruas Tol Aceh, harus dijadikan momentum untuk penyelesaian pembangunan jalan tol ruas lainnya, Lhokseumawe-Sigli, Langsa dan sampai ke Binjai, agar dapat terealisasi sebelum habis masa jabatan Presiden Jokowi,” harap Adli.

Dia menegaskan, pembangunan jalan Tol Sumatra dari Banda Aceh ke Lampung dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan barang. “Pembangunan suatu daerah sangat bergantung pada baiknya tata kelola moda transportasi darat, karena pergerakan orang dan barang antar wilayah umumnya menggunakan transportasi darat. Apalagi Aceh, 95 persen transportasi oleh moda darat atau jalan sedangkan secara nasional 87 persen,” tutupnya.

kumparan post embed

Sebelumnya saat meresmikan jalan Tol Aceh, Presiden Joko Widodo berharap Aceh dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Pulau Sumatera. Jokowi meminta Gubernur Aceh agar menyambungkan jalan tol pertama di Aceh tersebut dengan sentra pertanian, pariwisata, dan perindustrian. "Sehingga betul-betul bermanfaat bagi masyarakat kita di Aceh," tuturnya. []